Kabar BUMN - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) memastikan kelancaran suplai beton readymix untuk proyek Jembatan Musi V suplai beton readymix untuk proyek Jembatan Musi V.
Jembatan yang masuk dalam proyek strategis nasional ini merupakan bagian dari ruas Jalan Tol Trans Sumatra Palembang–Betung di Sumatra Selatan.
Di proyek ini, WSBP menyuplai sebanyak 20.495 m³ beton readymix yang disuplai langsung dari Batching Plant WSBP Palembang.
Baca Juga: Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan, Askrindo Edukasi Ribuan Pelajar
Sampai saat ini, progres suplai beton readymix untuk proyek Jembatan Musi V telah mencapai 93,92%.
“Kami akan terus memastikan kualitas produk serta ketepatan waktu pengiriman agar pembangunan jembatan ini dapat berjalan sesuai target,” ujar Kepala Divisi Corporate Secretary PT Waskita Beton Precast Tbk Fandy Dewanto.
Produk beton readymix WSBP digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan struktur utama Jembatan Musi V, termasuk pekerjaan pondasi, pilar, dan elemen struktur lainnya yang memerlukan mutu beton sesuai spesifikasi teknis proyek.
Baca Juga: BTN Perkuat Tata Kelola Lewat RUPSLB, Tambah Komisaris dan Sesuaikan Anggaran Dasar
Seiring dengan suplai beton readymix WSBP yang berlangsung secara berkesinambungan serta pekerjaan konstruksi yang terus berjalan, struktur utama Jembatan Musi V saat ini telah tersambung dan pembangunan jembatan akan berlanjut ke tahapan berikutnya.
Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatra, khususnya untuk mendukung kelancaran mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Fandy menjelaskan, kontribusi WSBP dalam proyek strategis nasional ini merupakan wujud kepercayaan yang diberikan kepada perusahaan.
“Kepercayaan tersebut menjadi dorongan bagi WSBP untuk terus menjaga kualitas, meningkatkan layanan, serta berkomitmen terhadap keberhasilan setiap proyek yang kami kerjakan,” tambah Fandy.
Sebagai perusahaan yang terlibat aktif dalam pembangunan infrastruktur nasional, WSBP tidak hanya berfokus pada capaian proyek, tetapi juga pada konsistensi penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap proses bisnisnya.