Kabar BUMN - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menegaskan bahwa kabar mengenai ledakan di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Informasi yang menyebutkan adanya ledakan hingga ratusan orang terjebak di dalam tambang dipastikan merupakan hoaks.
Corporate Secretary ANTAM, Wisnu Danandi, menjelaskan bahwa video yang beredar di media sosial merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah.
Baca Juga: Piknik Nusantara di TMII Jadi Pilihan Wisata Pagi, Mulai Rp61.000 dengan Fasilitas Lengkap
Penanganan tersebut telah dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan standar operasional perusahaan.
Menurut Wisnu, kondisi teknis yang ditangani mencakup pengaturan ventilasi serta pengamanan area kerja.
"Kondisi tersebut tidak berdampak pada keselamatan karyawan ANTAM, dan seluruh aktivitas operasional perusahaan berada dalam kondisi terkendali,” katanya.
Baca Juga: Info Loker Tasikmalaya: Ada Posisi Representatif Officer untuk Lulusan S1 Psikologi
ANTAM juga memastikan tidak ada kejadian ledakan di area tambang, serta tidak terdapat karyawan yang terjebak sebagaimana yang ramai diberitakan.
Perseroan menegaskan komitmennya untuk menjalankan kegiatan pertambangan dengan mengutamakan keselamatan kerja, pengendalian risiko, serta penerapan good mining practice.
ANTAM juga terus berkoordinasi dengan aparat dan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga kondisi tetap aman dan kondusif.
Baca Juga: KAI Bandara Yogyakarta Bukukan 2,8 Juta Penumpang Sepanjang 2025, Tumbuh Konsisten
“ANTAM mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan merujuk pada informasi resmi yang disampaikan oleh perusahaan maupun pihak berwenang,” kata Wisnu.
Sebelumnya, Kantor SAR Jakarta melaporkan adanya indikasi kebakaran di area tambang emas Pongkor yang ditandai dengan munculnya asap tebal mengandung gas beracun pada Selasa (13/1) dini hari.