trending

Kepala BPOM Kunjungi Kimia Farma, Dukung Ketahanan Kesehatan Nasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 21:30 WIB
Kunjungan Kepala BPOM ke Kimia Farma menegaskan penguatan kolaborasi dan komitmen kemandirian obat demi ketahanan kesehatan nasional. (kimiafarma.co.id)

Kabar BUMN - PT Kimia Farma Tbk (“Kimia Farma”) menegaskan kembali perannya sebagai perusahaan farmasi pertama di Indonesia dengan menerima kunjungan kerja Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M. Biomed., Ph.D. di kantor pusat Kimia Farma, Jl. Veteran No. 9, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari peringatan 25 tahun pengabdian BPOM sekaligus rangkaian kegiatan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BPOM.

Dalam agenda ini, Kepala BPOM didampingi Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif BPOM, dr. William Adi Teja, MD, B.Med., M.Med., dan disambut oleh jajaran Komisaris serta Direksi Kimia Farma.

Baca Juga: Siap-siap, Tiket DAMRI Diskon 20 Persen Berlaku Besok, Simak Cara Mendapatkannya

Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan hangat antara kedua institusi yang membahas perjalanan panjang ketahanan kesehatan nasional.

Dalam diskusi tersebut, Kimia Farma ditegaskan sebagai tonggak awal berdirinya industri farmasi di Indonesia sejak tahun 1817.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan bahwa momentum ini menjadi refleksi sejarah penting untuk kembali meneguhkan kemandirian obat sebagai bagian dari ketahanan kesehatan nasional.

Baca Juga: Awal Tahun Penuh Prestasi, Dahana Borong Penghargaan K3 dari Pemprov Jabar

“Di tempat inilah sejarah industri farmasi Indonesia terbentuk.

"Kita tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi meneguhkan kembali komitmen dalam membangun masa depan kesehatan bangsa yang mandiri dan kuat,” ujar Taruna Ikrar.

Pada kesempatan yang sama, Taruna Ikrar juga memberikan apresiasi atas pengembangan inovasi berbasis riset yang dilakukan Kimia Farma.

Baca Juga: Energetic Material Center Dahana Siap Dukung Agenda Latihan TNI AU

Melalui kolaborasi strategis dengan rumah sakit, Kimia Farma telah menghasilkan produk stem cell yang fasilitas produksinya telah mengantongi sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM.

Direktur Utama Kimia Farma, Djagad Prakasa Dwialam, menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan yang diberikan BPOM kepada Kimia Farma.

Halaman:

Tags

Terkini