Kabar BUMN - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) Paket 3.
Hingga akhir Januari 2026, tercatat progres fisik di kisaran 85–90%, dengan capaian konstruksi mencapai 97,662% berdasarkan laporan akhir Januari 2026.
Sebagai bagian dari jaringan strategis Trans-Java Toll Road, proyek ini berperan penting dalam membuka akses wilayah Jawa Timur bagian timur.
Baca Juga: PT TIMAH Tbk Satukan Langkah Lewat Town Hall Meeting 2026
Juga menghubungkan Probolinggo hingga Situbondo/Besuki secara lebih langsung, serta mendukung pemerataan pembangunan ekonomi di kawasan Tapal Kuda hingga Banyuwangi.
Capaian progres tersebut ditopang oleh penerapan inovasi dan solusi rekayasa teknik pada pekerjaan konstruksi.
WIKA mengoptimalkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) untuk memastikan akurasi perencanaan dan integrasi desain dengan kondisi lapangan.
Baca Juga: PT Vale Indonesia Memastikan Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Pomalaa
Selain itu, pemanfaatan drone dan pemetaan 3D digunakan untuk mendukung survei geoteknik yang presisi, khususnya pada segmen dengan karakteristik medan perbukitan dan variasi kondisi tanah.
Dalam pelaksanaan pekerjaan, WIKA juga menerapkan berbagai engineering solutions, antara lain penggunaan formwork modular, teknologi pemadatan tanah modern, serta metode kerja terintegrasi dan paralel.
Pendekatan ini memungkinkan percepatan penyelesaian pekerjaan utama sekaligus menjaga konsistensi mutu struktur jalan tol sesuai standar keselamatan dan kualitas konstruksi.
Baca Juga: Penumpang WNA Whoosh Meroket, Wisatawan Malaysia Paling Banyak
Dalam perjalanan pembangunannya, Tol Probowangi Paket 3 juga menghadapi sejumlah tantangan lapangan.
Di antaranya kondisi medan perbukitan (hill crossing) di beberapa segmen, interseksi dengan infrastruktur eksisting seperti jaringan listrik tegangan tinggi, serta karakteristik tanah yang bervariasi.