Kabar BUMN - Kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi di lapangan dinilai semakin krusial dalam mendorong model pemberdayaan ekonomi ultra mikro berbasis pengetahuan.
Pendekatan riset yang terhubung langsung dengan praktik usaha masyarakat diyakini mampu menghadirkan solusi yang tidak hanya relevan secara ilmiah, tetapi juga aplikatif serta berkelanjutan bagi pengusaha kecil.
Dalam semangat tersebut, CIRAD (Centre de coopération internationale en recherche agronomique pour le développement), organisasi peneliti akademis asal Prancis yang berfokus pada bidang agroekonomi, memperkuat kolaborasi dengan PNM dalam pengembangan bisnis berbasis riset akademis.
Baca Juga: Berpengalaman di Training Need Analysis? Ini Kesempatan Karier di Perusahaan BUMN
Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari riset sebelumnya yang dilakukan di Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, wilayah yang dikenal sebagai salah satu sentra kakao ekspor nasional.
Di wilayah tersebut, riset difokuskan pada upaya peningkatan nilai jual biji kakao yang dipanen oleh nasabah Mekaar melalui inovasi pada aspek budidaya dan pascapanen.
Dalam proses riset, tim peneliti juga mengunjungi unit Mekaar serta berdialog langsung dengan para Account Officer (AO) dan petani kakao untuk memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai praktik usaha di lapangan.
Baca Juga: Uji B50 di PLTD Keledang, PLN Indonesia Power Perkuat Langkah Transisi Energi
Ke depan, kolaborasi yang disepakati mencakup penguatan sistem pertanian berkelanjutan dan agroforestri, termasuk transisi agroekologi, pertanian berketahanan iklim, serta pengembangan inovasi pascapanen.
Kerja sama ini juga diperluas ke sektor akuakultur berkelanjutan dan mata pencaharian pesisir melalui penerapan praktik ramah lingkungan, pengelolaan limbah berbasis sirkularitas, serta pemantauan kualitas air dan ekosistem.
Seluruh upaya tersebut diperkuat melalui integrasi akses pembiayaan dan pengembangan kapasitas, antara lain melalui skema pembiayaan terintegrasi pertanian–akuakultur, pelatihan Training of Trainers (ToT) spesialis, hingga pelacakan dampak sosial dan ekonomi.
Baca Juga: Dirut BULOG Dinobatkan sebagai Insan Inspiratif dalam Ajang Panen Fest 2026
Dengan potensi sekitar 4.108.845 nasabah PNM Mekaar di sektor pertanian per Januari 2026, ekosistem pemberdayaan yang dimiliki PNM dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara lebih luas dan terukur berbasis riset.
Presiden Direktur CIRAD, Elisabeth Claverie de Saint Martin, menegaskan pentingnya kemitraan ini dalam menjembatani ilmu pengetahuan dengan praktik pemberdayaan di tingkat akar rumput.