Meski demikian, KAI menegaskan bahwa tiket pada tanggal lain di sekitar periode Lebaran masih tersedia dan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai alternatif perjalanan.
Baca Juga: Buruan Lamar! PT Mitra Utama Madani Buka Loker untuk S1 Semua Jurusan
Penerapan skema penjualan H-45 dinilai memungkinkan KAI mengelola pergerakan penumpang secara lebih proporsional.
Dengan perencanaan sejak dini, pelanggan memiliki peluang lebih besar untuk memilih jadwal dan layanan kereta api reguler sesuai dengan kebutuhan perjalanan masing-masing.
Anne menambahkan bahwa KAI terus menyiapkan berbagai langkah operasional untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran, termasuk rencana pengoperasian kereta api tambahan yang akan diumumkan setelah proses finalisasi.
Baca Juga: Dua Proyek Hijau Pertamina Diresmikan Danantara, Wujud Keseriusan Garap Energi Ramah Lingkungan
Di sisi lain, KAI juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana perkeretaapian, meliputi lokomotif dan rangkaian kereta, guna memastikan seluruh layanan berada dalam kondisi optimal saat melayani pelanggan pada masa puncak arus mudik dan balik.
Untuk menjaga ketertiban layanan, sistem ticketing KAI menerapkan mekanisme pemesanan yang transparan dan terkontrol.
Setiap tiket wajib menggunakan identitas asli penumpang dengan ketentuan satu identitas untuk satu nama.
Baca Juga: Berpengalaman di Training Need Analysis? Ini Kesempatan Karier di Perusahaan BUMN
Proses boarding juga didukung dengan pemanfaatan teknologi face recognition serta pembatasan transaksi per kode booking guna memastikan tiket digunakan oleh pelanggan yang berhak.
KAI mengimbau masyarakat agar membeli tiket melalui kanal resmi, yakni aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra resmi Online Travel Agent (OTA) yang bekerja sama dengan KAI, guna menghindari potensi penipuan dan menjamin keabsahan tiket perjalanan.
Selain itu, KAI menerapkan ketentuan khusus dalam pemesanan tiket rombongan demi menjaga pemerataan akses.
Baca Juga: Uji B50 di PLTD Keledang, PLN Indonesia Power Perkuat Langkah Transisi Energi
Alokasi tiket rombongan dibatasi maksimal 10 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia, dengan prioritas utama diberikan kepada program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah dan berbagai instansi.