Kabar BUMN - Datang terlambat ke stasiun dan melihat kereta sudah berangkat memang bikin panik.
Namun bagi penumpang Kereta Cepat Whoosh, situasi itu tidak selalu berarti tiket hangus.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memberikan kelonggaran bagi penumpang yang tertinggal kereta untuk mengubah jadwal perjalanan hingga 15 menit setelah waktu keberangkatan.
Baca Juga: Tiket Kapal PELNI Diskon 30% untuk Periode Mudik Lebaran 2026
Kebijakan ini ditujukan untuk membantu penumpang yang menghadapi kendala tak terduga, seperti kemacetan atau faktor lain di luar rencana.
Proses reschedule dilakukan secara offline melalui loket stasiun.
Batas 15 menit tersebut adalah waktu maksimal loket melayani perubahan jadwal, sehingga penumpang disarankan segera menuju loket dan memperhitungkan antrean agar tidak melewati batas waktu.
Baca Juga: PEPC Zona 12 Ajak Jurnalis Hidup Sehat, Perkuat Sinergi Lewat Olahraga Bersama
Untuk perubahan di hari yang sama dengan tarif yang setara atau lebih murah, penumpang tidak dikenakan biaya tambahan.
Jika memilih jadwal dengan tarif lebih tinggi, penumpang perlu membeli tiket baru dan biaya tiket sebelumnya akan dikembalikan.
Sementara itu, bila tarif baru lebih rendah, tidak ada biaya tambahan namun selisih harga tidak dikembalikan.
Baca Juga: The Secret of Chinatown, Cara Seru Menyambut Imlek di Glodok
Menurut General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa kebijakan ini disediakan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penumpang Whoosh, sekaligus menjawab kebutuhan penumpang yang menghadapi situasi perjalanan tidak terduga.