Baca Juga: 5 Menu Takjil Sehat untuk Buka Puasa, Lezat dan Cepat Pulihkan Energi
"Kami menargetkan pada tahun ini operasional dapat dijalankan sepenuhnya oleh tenaga lokal sekaligus terus menyerap tenaga lokal dalam penguatan layanan,” ujar Anne.
Anne menambahkan bahwa capaian ini menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan di tubuh KAI Group.
“Keberhasilan ini memperkuat arah pengembangan KAI sebagai operator berstandar global. Dengan struktur organisasi yang solid dan penguasaan teknologi yang semakin matang, operasional Whoosh akan terus dijalankan secara profesional, andal, dan berkelanjutan,” tutup Anne.
Baca Juga: Diskon Tiket Kapal 30% PELNI, Momentum Tepat untuk Pulang Kampung
Kemandirian operasional Whoosh yang telah mencapai 80 persen ini menegaskan bahwa kompetensi tenaga kerja Indonesia semakin selaras dengan standar operator global.
Dengan target operasional 100 persen oleh tenaga lokal tahun ini, langkah ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara Asia Tenggara yang mampu mengelola kereta cepat secara mandiri dan profesional. ***