trending

S&P Global Sustainable 2025, WIKA Raih ESG Score 64/100 dan Peringkat 13 Dunia Sektor Konstruksi

Kamis, 5 Maret 2026 | 13:20 WIB
WIKA meraih ESG Score 64/100 berdasarkan penilaian lembaga pemeringkat internasional S&P Global Sustainable melalui Corporate Sustainability Assessment (CSA) Tahun 2025. (DOK. WIKA)

Kabar BUMN - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) meraih ESG Score 64/100 berdasarkan penilaian lembaga pemeringkat internasional S&P Global Sustainable melalui Corporate Sustainability Assessment (CSA) Tahun 2025.

Capaian kinerja keberlanjutan ini meningkat signifikan dibandingkan skor tahun sebelumnya sebesar 53/100.

Pencapaian ini juga melampaui rata-rata industri global Construction & Engineering yang berada pada skor 31/100.

Baca Juga: Masyarakat Antusias, Tiket Mudik Bareng Pertamina 2026 Langsung Ludes

Pada sektor Construction & Engineering, WIKA berhasil menempati peringkat ke-13 dunia dari 234 perusahaan, sekaligus peringkat ke-5 di kawasan Asia Pasifik dan menjadi perusahaan Construction & Engineering peringkat pertama di Indonesia.

Penilaian ESG S&P Global dilakukan secara komprehensif melalui evaluasi keterbukaan informasi perusahaan, partisipasi dalam Corporate Sustainability Assessment (CSA), analisis media dan pemangku kepentingan, serta pendekatan pemodelan data keberlanjutan.

Direktur Utama WIKA Agung BW menyampaikan, capaian ini merupakan hasil konsistensi Perseroan dalam menjalankan transformasi bisnis berbasis keberlanjutan.

Baca Juga: UMiMAX Pertamina Buka Jalan Bangkit bagi Korban PHK, Kini Jadi Penggerak Harapan Baru

“Pencapaian ESG Score ini menjadi bukti komitmen WIKA dalam memastikan setiap pembangunan tidak hanya menghadirkan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Agung BW.

Agung BW menegaskan, ESG akan terus menjadi fondasi utama transformasi perusahaan menuju pertumbuhan yang tangguh, berdaya saing global, serta mendukung pencapaian SDG’s Nasional.

Sejalan dengan strategi dekarbonisasi perusahaan, WIKA juga menargetkan pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2055 sebagai kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan berkelanjutan dan penguatan daya saing perusahaan di industri konstruksi global.***

Tags

Terkini