trending

Face Recognition KAI Digunakan Jutaan Penumpang di Awal 2026, Kurangi Cetak Tiket

Sabtu, 7 Maret 2026 | 06:30 WIB
Teknologi face recognition KAI semakin banyak digunakan penumpang. Dalam dua bulan pertama 2026, layanan ini dimanfaatkan lebih dari 1,7 juta pelanggan. (Dok. KAI)

Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat transformasi digital melalui penerapan teknologi face recognition di sejumlah stasiun.

Pada periode Januari–Februari 2026, sebanyak 1.707.942 pelanggan memanfaatkan fasilitas ini saat proses boarding, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat 1.637.612 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa teknologi face recognition membuat proses keberangkatan lebih praktis karena pelanggan tidak perlu mencetak tiket fisik.

Baca Juga: Persiapan Wajib Mudik Naik Kendaraan Pribadi, Berikut 6 Hal yang Tidak Boleh Dilewatkan

Verifikasi identitas dilakukan otomatis melalui sistem yang terintegrasi dengan data perjalanan sehingga proses boarding menjadi lebih cepat dan efisien.

Pemanfaatan teknologi ini juga memberikan efisiensi operasional.

Dalam dua bulan pertama 2026, penggunaan face recognition menggantikan pencetakan lebih dari 1,7 juta tiket, setara penghematan sekitar 4.270 roll kertas tiket atau lebih dari Rp63 juta biaya pengadaan.

Baca Juga: 6 Obat Pencahar Alami untuk Mengatasi Sembelit

Selain efisiensi biaya, teknologi ini turut mendukung keberlanjutan lingkungan.

Dengan panjang tiket sekitar 18 cm, penggunaan face recognition pada awal 2026 telah mengurangi kebutuhan kertas hingga sekitar 307 kilometer.

Saat ini layanan face recognition KAI tersedia di 22 stasiun, beberapa di antaranya:

Baca Juga: Link Daftar Mudik Gratis BRI 2026, Tersedia Berbagai Rute di Pulau Jawa

- Gambir

- Pasar Senen

Halaman:

Tags

Terkini