Produksi minyak goreng ritel juga terus digenjot.
PT Industri Nabati Lestari diperkirakan menghasilkan sekitar 4,2 juta liter Minyakita pada Maret, dan jumlahnya ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 4,55 juta liter pada April.
“Seluruh kapasitas produksi pabrik kami saat ini difokuskan penuh untuk Minyakita, bahkan dengan menunda sementara produksi beberapa merek komersial internal,” tutur Jatmiko.
Langkah ini dilakukan agar ketersediaan minyak goreng rakyat tetap aman sekaligus membantu menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran.***