Kabar BUMN - Upaya memperkuat layanan publik melalui transformasi digital kembali membawa hasil positif bagi Jasa Raharja.
Inovasi yang dilakukan perusahaan dalam mengembangkan layanan berbasis teknologi mendapat apresiasi di tingkat nasional. Hal tersebut ditandai dengan diraihnya dua penghargaan dalam ajang Anugerah BUMN 2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Anugerah BUMN ke-15 yang digelar oleh BUMN Track bersama BTA Academy di Jakarta pada Selasa, 10 Maret 2026.
Dalam ajang tersebut, Jasa Raharja berhasil membawa pulang dua penghargaan yang menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam memperkuat inovasi digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pada kategori korporat, Jasa Raharja menerima penghargaan sebagai Transformasi Digital Perusahaan Terbaik untuk kelompok Anak Perusahaan BUMN.
Selain itu, Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, juga mendapatkan penghargaan sebagai Best CEO Digital Public Service Transformation dalam kategori Best CEO Anak Perusahaan BUMN.
Baca Juga: Ide Hampers Lebaran Sederhana yang Berkesan untuk Keluarga dan Saudara
Anugerah BUMN sendiri merupakan program penghargaan tahunan yang diberikan kepada BUMN maupun anak perusahaan BUMN yang dinilai berhasil melakukan transformasi organisasi, menghadirkan inovasi bisnis, serta menunjukkan kepemimpinan yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi nasional.
Pada tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “BUMN Menuju Indonesia Emas: Tata Kelola Kuat, Nilai Ekonomi Berkelanjutan”.
Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2026 Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. menjelaskan bahwa perubahan yang dilakukan perusahaan negara tidak hanya sebatas restrukturisasi organisasi, tetapi juga menyangkut perubahan pola pikir dan budaya kerja.
Baca Juga: Operasional Nonstop! PTP Nonpetikemas Pastikan Arus Barang Aman Saat Lebaran
“Transformasi BUMN tidak boleh berhenti pada restrukturisasi organisasi. Karena transformasi sejati adalah transformasi budaya, mindset yang berorientasi pada speed, scale, dan sustainability."
"Dalam kerangka itu, penghargaan ini diharapkan menjadi katalis perubahan, bukan tujuan akhir,” ungkapnya.