trending

Tumbuh Bersama Rumah BUMN BRI dari Depok ke Mancanegara, Pekatan Batik Jaga Warisan Wastra Nusantara Tetap Hidup

Senin, 16 Maret 2026 | 13:45 WIB
Berawal dari kecintaan budaya, Pekatan Batik berkembang dari Depok hingga pasar internasional dengan dukungan Rumah BUMN BRI. (Dok. BRI)

Kabar BUMN - Kecintaan terhadap wastra Nusantara menjadi alasan utama bagi Ifti, pengusaha Pekatan Batik yang kini menetap di Depok, untuk mendedikasikan hidupnya dalam melestarikan kekayaan budaya Indonesia.

Perempuan kelahiran Pekalongan ini semakin mantap menekuni dunia wastra setelah bertemu dengan sang suami yang memiliki minat yang sama terhadap batik dan tenun.

Perjalanan tersebut kemudian melahirkan usaha Pekatan Batik yang resmi berdiri pada akhir November 2019 di Depok, Jawa Barat.

Baca Juga: Kolaborasi PLN–Danantara Hadirkan PLTS di Sumenep, Ribuan Warga Pulau Nikmati Listrik Bersih 24 Jam

Namun langkah awal bisnis ini tidak berjalan mudah.

Tak lama setelah berdiri, pandemi COVID-19 melanda dan memaksa usaha tersebut sempat terhenti.

Setelah masa vakum, Pekatan Batik kembali bangkit dengan memanfaatkan penjualan secara daring.

Baca Juga: Februari 2026, Laba Bersih BTN Mencapai Rp503 Miliar, Melonjak 281,9% dari Tahun Lalu

Dari titik itulah usaha ini perlahan berkembang, tidak hanya sebagai bisnis, tetapi juga sebagai ruang untuk menjaga agar wastra Nusantara tetap hidup dan terus berkembang.

Dalam perjalanannya, Pekatan Batik fokus melestarikan berbagai jenis kain tradisional seperti batik tulis, tenun Badui, serta lurik yang dibuat menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).

Produk-produk tersebut dihadirkan melalui koleksi pesisiran hingga busana ready-to-wear yang lebih mudah dikenakan dalam berbagai kesempatan.

Baca Juga: Tips Liburan di Bali Saat Hari Raya Nyepi Bagi yang Tidak Merayakan

Bagi Ifti, batik dan tenun bukan sekadar kain. Ia memandangnya sebagai warisan budaya yang harus terus dijaga agar tetap dikenal dan digunakan oleh berbagai generasi.

Untuk itu, Pekatan Batik menghadirkan desain yang modern, eksklusif, dan diproduksi dalam jumlah terbatas.

Halaman:

Tags

Terkini