Kabar BUMN - PT Bukit Asam (PTBA) terus memperkuat komitmennya menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menghadirkan inovasi pengelolaan sampah plastik berbasis teknologi digital.
Sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan sampah plastik sekali pakai, PTBA mendorong implementasi ekonomi sirkular melalui peluncuran Reverse Vending Machine (RVM) dengan kampanye “Sampah Jadi Berkah, Botol Jadi Rupiah”.
General Services Dept. Head PTBA, Renny Tri Miranti, menjelaskan bahwa program ini tidak sekadar menghadirkan fasilitas pengumpulan sampah, tetapi juga menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kesadaran lingkungan.
“Program RVM bukan sekadar fasilitas pengumpulan sampah, melainkan wujud nyata komitmen PTBA dalam mendukung penilaian Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) serta pelaporan keberlanjutan perusahaan,” jelasnya.
Saat ini, PTBA telah menyiapkan lima unit Reverse Vending Machine yang ditempatkan di berbagai lokasi strategis, mulai dari area perkantoran tambang dan non-tambang, kawasan Perumahan Tanah Putih, hingga fasilitas umum lainnya.
Baca Juga: Libur Lebaran Makin Hemat Naik DAMRI, Ada Diskon 20% untuk Seluruh Rute AKAP
Melalui sistem ini, perusahaan mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya.
Setiap botol plastik yang dimasukkan ke dalam mesin akan tercatat secara digital dan otomatis dikonversi menjadi poin sebagai bentuk apresiasi bagi pengguna.
Cara penggunaannya pun cukup sederhana.
Baca Juga: PTPN Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa Psikologi, Simak Posisi dan Kualifikasi yang Dibutuhkan
Pengguna hanya perlu memastikan botol dalam kondisi kosong, tidak berisi cairan, dan label tetap menempel agar dapat teridentifikasi dengan baik.
Setelah itu, botol dimasukkan satu per satu ke dalam mesin.