Kabar BUMN - Pergerakan arus balik Lebaran 1447 H/2026 menuju Jakarta mulai menunjukkan tren peningkatan.
Berdasarkan data sementara per 23 Maret 2026, DAMRI mencatat lonjakan jumlah pelanggan yang kembali ke ibu kota.
Dalam periode 23 hingga 29 Maret 2026, DAMRI melayani perjalanan arus balik dari berbagai rute utama dengan estimasi total mencapai sekitar 31.423 pelanggan.
Baca Juga: Keren! Bandara Soekarno-Hatta Raih Posisi 8 di Asia Versi Skytrax 2026
Lonjakan tersebut didominasi oleh penumpang dari wilayah Sumatra dan Jawa Tengah.
Rute Lampung–Jakarta tercatat sebagai yang paling padat dengan jumlah mencapai 18.121 orang, atau lebih dari separuh total pergerakan arus balik.
Sementara itu, rute Yogyakarta–Jakarta mencatat 6.183 pelanggan, diikuti Purwokerto–Jakarta sebanyak 4.480 pelanggan.
Baca Juga: Tips Mudik Arus Balik Lebaran 2026 agar Tidak Mabuk di Perjalanan
Selain rute-rute utama tersebut, perjalanan dari Surabaya/Malang, Banyuwangi, hingga Denpasar juga turut berkontribusi terhadap arus balik menuju Jakarta dan sekitarnya.
Tingginya angka dari rute Lampung menunjukkan besarnya mobilitas lintas pulau yang sangat bergantung pada konektivitas penyeberangan nasional, khususnya di jalur Merak–Bakauheni.
“Seiring dengan meningkatnya arus balik, kami mencatat pergerakan pelanggan yang cukup signifikan dari sejumlah wilayah, khususnya dari Lampung, Yogyakarta, dan Purwokerto menuju Jakarta.
"Kami terus memantau kondisi di koridor-koridor utama, termasuk jalur penyeberangan, serta melakukan penyesuaian operasional agar perjalanan pelanggan tetap berjalan aman dan lancar,” ujar Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, DAMRI melakukan penyesuaian operasional secara dinamis.