Angka tersebut juga lebih tinggi 4,62% dibandingkan puncak arus mudik tahun sebelumnya yang mencapai 258.383 kendaraan. Hingga periode tersebut, data ini menjadi volume tertinggi selama arus mudik Lebaran 2026.
Baca Juga: Cobain Fitur Ekspedisi BRImo, Sedang Ada Promo Kirim Paket Diskon Ongkir hingga 15 Persen
Rekayasa Lalu Lintas untuk Mengurai Kepadatan
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, dilakukan rekayasa lalu lintas berupa:
- One way nasional
- Contraflow pada sejumlah ruas tol
Kebijakan ini diberlakukan berdasarkan diskresi Kepolisian dengan mempertimbangkan peningkatan volume kendaraan, pemantauan CCTV, serta laporan petugas di lapangan.
Baca Juga: Keren! Bandara Soekarno-Hatta Raih Posisi 8 di Asia Versi Skytrax 2026
Rest Area dan SPBU Alternatif Disiapkan
Guna mengurangi kepadatan di tempat istirahat, disediakan fasilitas tambahan yang dapat dimanfaatkan pemudik:
- 64 rest area dioperasikan (59 operasional dan 5 fungsional)
- 10 lokasi SPBU alternatif di luar tol sebagai rest area tambahan
- Lokasi tersebar dari Tol Jakarta-Cikampek KM 72 hingga Tol Semarang-Solo KM 444
Rest area alternatif ini dilengkapi fasilitas pendukung seperti:
- Tenant UMKM
- Toilet
- Motoris BBM
- Area istirahat
Pengguna jalan dapat kembali ke tol melalui gerbang yang sama tanpa biaya tambahan selama tidak mengubah asal dan tujuan perjalanan.
Baca Juga: Tips Mudik Arus Balik Lebaran 2026 agar Tidak Mabuk di Perjalanan
Imbauan untuk Pemudik
Pengendara diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, antara lain:
- Pastikan kendaraan dalam kondisi prima
- Manfaatkan waktu istirahat secara bergantian
- Pastikan kecukupan BBM
- Periksa saldo uang elektronik
- Patuhi rambu serta arahan petugas
Informasi lalu lintas terkini juga dapat diperoleh melalui Call Center 133, akun X @PTJASAMARGA, Radio Travoy FM Sonora 92.0 FM Jakarta dan jaringan, serta media sosial resmi Jasa Marga Group. ***