Kabar BUMN - Lonjakan mobilitas selama mudik Lebaran 2026 membuat layanan kereta api lokal kian diminati.
Dari berbagai rute yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia (Persero), KA Siliwangi tampil sebagai yang paling dominan.
Kereta rute Cipatat–Sukabumi ini mencatat angka pemesanan tertinggi, bahkan satu perjalanan mampu menembus lebih dari 24.123 pelanggan.
Baca Juga: Panduan Wisata Lengkap ke Waduk Gajah Mungkur Wonogiri: Rute dan Akses hingga Harga Tiket Terbaru
Secara keseluruhan, beberapa perjalanan KA Siliwangi menguasai daftar kereta lokal terpadat selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Popularitas ini didorong oleh tarif super terjangkau, yakni sekitar Rp5.000, serta waktu tempuh yang efisien, hanya sekitar 2 jam 15 menit.
Dibandingkan perjalanan darat yang bisa mencapai 3 hingga 5 jam saat padat, kereta ini jelas menjadi pilihan rasional masyarakat.
Baca Juga: Lebaran 2026: KA Joglosemarkerto Jadi Primadona, Dorong Lonjakan Wisata dan Ekonomi Daerah
Selain itu, jalur rel yang bebas macet membuat perjalanan lebih pasti dan nyaman, terutama di tengah tingginya arus mudik dan balik.
Rute strategis yang menghubungkan Sukabumi, Cianjur, hingga Cipatat juga memperkuat peran penting layanan ini dalam mobilitas regional.
Tak hanya Siliwangi, beberapa kereta lokal lain juga mencatat angka penumpang tinggi, seperti KA Pandanwangi dan KA Banyubiru, meski masih berada di bawah dominasi Siliwangi.
Baca Juga: Jangan Panik Ketinggalan Whoosh! Begini Cara Reschedule Tiket Gratis Tanpa Ribet
Berdasarkan data periode Angkutan Lebaran 2026, berikut 10 KA lokal dengan jumlah pemesanan tertinggi:
- KA 341 Siliwangi (Cipatat–Sukabumi) – 24.123 pelanggan
- KA 344 Siliwangi (Sukabumi–Cipatat) – 23.367 pelanggan
- KA 343 Siliwangi (Cipatat–Sukabumi) – 23.065 pelanggan
- KA 346 Siliwangi (Sukabumi–Cipatat) – 19.506 pelanggan
- KA 493 Pandanwangi (Jember–Ketapang) – 18.254 pelanggan
- KA 492 Pandanwangi (Ketapang–Jember) – 17.671 pelanggan
- KA 491 Pandanwangi (Jember–Ketapang) – 16.452 pelanggan
- KA 342 Siliwangi (Sukabumi–Cipatat) – 16.155 pelanggan
- KA 494 Pandanwangi (Ketapang–Jember) – 15.766 pelanggan
- KA 268 Banyubiru (Semarang Tawang–Solo Balapan) – 14.050 pelanggan
Baca Juga: Kinerja Solid 2025, WIKA Beton Bukukan Laba Rp40,02 Miliar di Tengah Tantangan Industri