trending

KAI Logistik Adopsi AI untuk Cegah Risiko dalam Operasional

Minggu, 5 April 2026 | 11:00 WIB
Bukan sekadar kamera. Dashcam AI bisa deteksi risiko secara real-time.

Kabar BUMNKAI Logistik mulai mengadopsi teknologi dashcam berbasis Artificial Intelligence (AI) pada armada trucking untuk operasional petikemas.

Inovasi ini menjadi langkah strategis anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam meningkatkan standar keselamatan sekaligus menjawab kebutuhan distribusi yang semakin kompleks.

Berbeda dari kamera biasa, dashcam berbasis AI mampu mendeteksi potensi risiko secara langsung.

Baca Juga: 15 Twibbon Paskah 2026 yang Bisa Kamu Pakai Hari Ini, Desain Estetik & Siap Upload

Sistem ini dapat mengenali perilaku berkendara yang berbahaya, seperti pengemudi mengantuk, terdistraksi, atau menggunakan ponsel saat mengemudi.

Selain itu, teknologi ini juga memantau kecepatan dan posisi kendaraan secara real-time.

Ketika terdeteksi kondisi berisiko, sistem akan otomatis mengirimkan peringatan ke pusat kontrol agar bisa segera ditindaklanjuti.

Baca Juga: Ke Bromo Makin Santai Pakai DAMRI KSPN, Budget Tetap Terkendali

"Melalui implementasi ini, KAI Logistik ingin memastikan bahwa setiap perjalanan armada tidak hanya berjalan efisien, tetapi juga memenuhi standar keamanan tinggi bagi pengemudi,” ungkap Direktur Operasi KAI Logistik, Broer Rizal.

Data perjalanan yang terkumpul juga dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan performa operasional.

"Program ini telah dijalankan secara bertahap sejak Maret 2026 di wilayah operasional petikemas utama seperti Sungai Lagoa, Klari, Ronggowarsito, dan Kalimas, serta akan terus diperluas ke lebih banyak armada dan wilayah lainnya seiring optimalisasi pemanfaatan data dan pengembangan sistem monitoring yang semakin terintegrasi,” jelas Broer.

Baca Juga: BRI Hadirkan Promo Cicil Emas di BRImo, Bonus Saldo Hingga Rp200 Ribu

Langkah ini menegaskan komitmen KAI Logistik dalam menghadirkan layanan logistik yang lebih aman, efisien, dan andal.

Dengan integrasi AI, perusahaan tidak hanya berupaya menekan potensi kecelakaan, tetapi juga memperkuat kepercayaan pelanggan serta mendorong transformasi digital di sektor logistik nasional.***

Tags

Terkini