trending

KAI Dorong Transportasi Hijau Lewat B40, Siap Menuju B50 untuk Transisi Energi Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 19:45 WIB
KAI gunakan B40 dan siap B50 untuk transportasi hijau, turunkan emisi, dukung NZE 2060, serta catat pertumbuhan penumpang dan logistik. (DOK. KAI)

Strategi peningkatan pemanfaatan bahan bakar nabati ini juga menjadi bagian dari peta jalan menuju kemandirian energi nasional serta target net zero emission (NZE) pada 2060.

“KAI menaruh perhatian besar dan siap mendukung langkah selanjutnya dari Kementerian ESDM, yaitu pengembangan B50,” kata Anne.

Ia menambahkan bahwa partisipasi pelanggan dalam layanan kereta api secara tidak langsung juga menjadi bagian dari proses transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Transportasi Andalan, Kereta Api Layani Lebih dari 128 Juta Penumpang di Awal 2026

Pertumbuhan Penumpang dan Peran Logistik Kereta Api

Kesadaran masyarakat terhadap transportasi publik yang lebih ramah lingkungan turut tercermin dari peningkatan jumlah pengguna layanan kereta api.

Pada Triwulan I 2026, KAI mencatat sebanyak 14.515.350 pelanggan menggunakan layanan KA Jarak Jauh dan Lokal. Angka ini tumbuh 18,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 12.261.632 pelanggan.

Baca Juga: Armada Kapal Pertamina Jadi Andalan Distribusi Energi Nasional di Tengah Tantangan Global

Tidak hanya melayani penumpang, KAI juga berperan penting dalam mendukung distribusi logistik nasional.

Selama Triwulan I 2026, perusahaan mengangkut 12.075.002 ton batu bara untuk mendukung pasokan listrik di wilayah Jawa dan Bali. Selain itu, sebanyak 2.873.440 ton barang lainnya juga diangkut, mulai dari peti kemas, hasil perkebunan, hingga kiriman ritel.

Seluruh aktivitas distribusi tersebut kini semakin ramah lingkungan berkat penggunaan biosolar B40 pada seluruh lokomotif dan genset operasional.

Baca Juga: Curug Telu Punya Spot Rahasia, Air Terjun Kecil di Dalam Gua Ini Bikin Betah

Komitmen Jangka Panjang Transportasi Berkelanjutan

KAI menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah, khususnya Kementerian ESDM, merupakan langkah strategis untuk mempercepat transisi energi nasional.

Perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Pemanfaatan energi terbarukan yang semakin maju membuat kereta api semakin unggul dalam menjaga kelestarian alam, sehingga kita bisa mewariskan lingkungan yang lebih sehat untuk generasi mendatang,” ujar Anne. ***

Halaman:

Tags

Terkini