trending

BRI Cetak Sejarah, Jadi Bank Pertama di Indonesia Kantongi Sertifikasi ISO/IEC 25000

Senin, 13 April 2026 | 17:30 WIB
BRI resmi menjadi bank pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi ISO/IEC 25000, sebagai langkah memperkuat kualitas dan keandalan sistem digital bagi nasabah.

Kabar BUMN - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, mencatat pencapaian baru dengan meraih sertifikasi internasional ISO/IEC 25000, standar yang berfokus pada kualitas perangkat lunak.

Pencapaian ini menjadikan BRI sebagai bank pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi tersebut.

ISO/IEC 25000 yang termasuk dalam kerangka Software Quality Requirements and Evaluation (SQuaRE) ini membantu perusahaan mendefinisikan, mengukur dan mengevaluasi kualitas perangkat lunak secara sistematis.

Baca Juga: Belajar dari Praktisi, KAI Bandara Isi Kelas Komunikasi di Vokasi Universitas Indonesia

Proses penerapannya dilakukan bertahap, mulai dari evaluasi awal sistem hingga penilaian implementasi, dengan pendampingan dari konsultan teknologi, Robere & Associates.

Direktur Teknologi Informasi BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menyebut langkah ini sebagai upaya memperkuat fondasi teknologi perusahaan.

“Ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital bagi masyarakat.

Baca Juga: Kumpulan 20 Caption Instagram Bertema Staycation di Hotel atau Vila

"Sistem yang stabil, aman, dan andal tidak hanya mendukung operasional internal, tetapi juga memengaruhi pengalaman nasabah saat menggunakan layanan digital” ungkap Saladin dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/4/26).

Dengan standar ini, BRI dapat memastikan setiap aplikasi memiliki kualitas yang terukur, mulai dari sisi keamanan, kinerja, hingga kemudahan pengembangan ke depan.

Sertifikasi ini juga mencakup pengelolaan kualitas aplikasi digital BRI seperti BRImo.

Baca Juga: Nikmati Panorama Laut dari Atas Tebing di Pantai Sodong Lalay, Garut

“Kami berkomitmen untuk terus menyediakan layanan keuangan yang inklusif dan didukung ekosistem digital yang andal bagi semua lapisan masyarakat," kata Saladin.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kualitas perangkat lunak agar aplikasi dapat berjalan stabil, aman, dan mampu mengikuti kebutuhan nasabah yang terus berkembang.

Halaman:

Tags

Terkini