Kabar BUMN - Setelah momen Lebaran berlalu, banyak pelaku usaha kecil menghadapi tantangan penurunan penjualan.
Di tengah kondisi tersebut, dukungan dari perusahaan besar menjadi angin segar bagi keberlangsungan usaha mereka.
Inisiatif seperti yang dilakukan PT TIMAH menjadi salah satu contoh nyata kolaborasi yang memberi dampak langsung bagi ekonomi lokal.
Baca Juga: Mata Berat di Jalan? Bisa Jadi Microsleep, Ini Cara Menghindarinya
PT TIMAH (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menyerap berbagai produk lokal untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan.
Upaya ini juga menjadi strategi untuk membantu pelaku UMKM tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi, terutama setelah periode Lebaran yang biasanya diikuti dengan penurunan daya beli. Dalam kegiatan Halalbihalal perusahaan, misalnya, PT TIMAH membeli ribuan produk dari UMKM.
Baca Juga: Bank Mandiri Ingatkan Nasabah Soal Modus Card Trapping
Melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK), PT TIMAH memberikan berbagai bentuk dukungan kepada UMKM di wilayah operasionalnya.
Bantuan tersebut mencakup pendanaan modal, pembinaan, pelatihan, hingga promosi dan pemasaran.
Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaat program ini adalah Yuliana, pemilik usaha lada putih “Pak Umar”. Ia mengungkapkan bahwa usahanya menerima pesanan ratusan paket lada putih dari PT TIMAH.
Pesanan tersebut menjadi dorongan baru bagi usahanya di tengah penurunan penjualan pasca Lebaran.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu, apalagi setelah Lebaran biasanya penjualan menurun. Dengan adanya pesanan ini, perputaran keuangan kami bisa tetap berjalan,” ujar Yuliana.