trending

Genjot Distribusi Sawit, KAI Logistik Perluas Layanan Angkutan CPO di Sumatera Utara

Jumat, 17 April 2026 | 09:30 WIB
KAI Logistik kembangkan angkutan CPO di Sumatera Utara dengan layanan terintegrasi berbasis rel, targetkan distribusi lebih dari 200 ribu ton per tahun. (Dok. KAI Logistik)

Kabar BUMN - Kebutuhan distribusi komoditas strategis di Indonesia terus mengalami peningkatan seiring berkembangnya industri nasional.

Salah satu yang mendapat perhatian adalah minyak kelapa sawit mentah atau CPO yang memiliki peran besar dalam perekonomian.

Untuk menjawab tantangan tersebut, KAI Logistik menghadirkan langkah baru melalui penguatan layanan logistik terintegrasi.

Baca Juga: Liburan Seru di Batu! Ini Rincian Harga Tiket Jatim Park 1, 2, dan 3 Bulan April 2026

Ekspansi layanan ini difokuskan pada wilayah Sumatera Utara yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi sawit terbesar di Indonesia.

Dengan pendekatan berbasis rel, distribusi CPO diharapkan menjadi lebih efisien dan mampu menjangkau berbagai titik penting secara optimal.

Upaya ini sekaligus mempertegas peran transportasi kereta api dalam mendukung rantai pasok nasional.

Baca Juga: Usaha Ayam Kampung di Karimun Makin Berkembang, Warga Mulai Rasakan Dampaknya

Layanan Terintegrasi dari Hulu ke Hilir

KAI Logistik menghadirkan sistem layanan menyeluruh atau end-to-end dalam pengangkutan CPO. Skema ini mencakup berbagai tahapan mulai dari pengambilan barang hingga distribusi akhir ke pelabuhan atau titik tujuan lainnya.

Dalam pelaksanaannya, layanan ini melibatkan armada truk untuk pengangkutan awal, proses pemuatan, pengawalan, hingga pembongkaran.

Baca Juga: Magang BUMN Kimia Farma 2026: Kesempatan Emas untuk Kamu yang Tertarik Data & Marketing

Selain itu, distribusi juga didukung sistem pipanisasi atau pompa di titik muat dan bongkar untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Dengan konsep ini, pelanggan tidak hanya mendapatkan layanan pengiriman, tetapi juga solusi rantai pasok yang lebih praktis dan terintegrasi.

Hal tersebut memungkinkan pengelolaan logistik menjadi lebih aman, cepat, dan minim risiko.

Halaman:

Tags

Terkini