Kabar BUMN - Dalam upaya memperluas layanan pengiriman logistik nasional, KAI Logistik resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bogantara Indo Transport melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU pada Kamis (07/05).
Kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam pengembangan layanan pengiriman komoditas baru, terutama hasil bumi dan hewan ternak.
Kerja sama ini menjadi tonggak sinergi perdana KAI Logistik dalam menghadirkan solusi distribusi komoditas pangan strategis dalam skala besar melalui moda kereta api.
Baca Juga: Dirut PT Pindad Paparkan Strategi Industri Pertahanan pada Dikreg LV Sesko TNI 2026
Selama ini, pengiriman jenis komoditas tersebut belum banyak dilayani secara optimal menggunakan transportasi rel.
Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi perusahaan dalam memperluas layanan berbasis kebutuhan pasar serta memperkuat rantai pasok pangan dan peternakan nasional.
Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk menjadi penyedia solusi logistik terintegrasi.
Baca Juga: Loker Terbaru Batam 2026: GDPS Cari Cargo Service Center Support, Fresh Graduate Bisa Daftar
“Sejalan dengan visi untuk menjadi perusahaan total logistics solution, kami melalui layanan KALOG Plus berupaya menghadirkan solusi logistik yang mampu memenuhi kebutuhan pengiriman multikomoditas dalam jumlah besar, termasuk sumber daya pangan hasil bumi dan ternak."
"Ini merupakan komoditas baru yang cukup menantang bagi kami, dan mendorong kami untuk berinovasi dalam mengembangkan layanan baru termasuk pengembangan gerbong pengangkut khusus berupa kontainer yang dimodifikasi dan disesuaikan untuk pengangkutan dalam jumlah besar.”
Kerja sama ini diharapkan mampu membuka peluang baru dalam meningkatkan efisiensi distribusi komoditas pangan, terutama dari daerah produksi menuju pusat konsumsi.
Baca Juga: Caption Rohani Kenaikan Yesus Kristus 2026 yang Bisa Jadi Status Terbaik
Selain itu, kolaborasi ini juga mendukung agenda pembangunan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan, termasuk sejalan dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi nasional yang menekankan pemerataan distribusi kebutuhan pokok.
Pada tahap awal, implementasi kerja sama difokuskan pada pengiriman hewan ternak berupa sapi dari Jawa Timur menuju Jakarta.