trending

PT PAL Indonesia Dorong Penguatan SDM Maritim Nasional dalam Dies Natalis ke-25 SMK Teknik PAL

Kamis, 14 Mei 2026 | 21:30 WIB
CEO PT PAL Indonesia menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Yayasan Pusdiklat PAL Indonesia dan Dies Natalis ke-25 SMK Teknik PAL Surabaya. (pal.co.id)

Kabar BUMN - Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, bersama jajaran manajemen menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Yayasan Pusdiklat PAL Indonesia dan Dies Natalis ke-25 SMK Teknik PAL Surabaya yang digelar di Auditorium Pusdiklat PT PAL Indonesia pada Senin (11/5/2026).

Momentum tersebut menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul guna mendukung masa depan industri maritim dan pertahanan nasional.

Dalam sambutannya, Kaharuddin Djenod menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi kekuatan maritim dunia, tidak hanya dari sisi geografis, tetapi juga dalam aspek ekonomi dan industri.

Baca Juga: Kuliner Pinggir Rel di Garut, Rumah Makan M Iki Punya Vibes Jadul yang Unik

Menurutnya, penguatan industri maritim nasional kini menjadi salah satu agenda strategis pemerintah, termasuk melalui konsolidasi industri perkapalan nasional yang dipusatkan melalui PT PAL Indonesia.

“Indonesia tidak boleh hanya dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, tetapi juga harus menjadi bangsa yang kuat dalam industri maritimnya.

"Saat ini pemerintah membuka peluang besar bagi penguatan industri kapal nasional melalui konsolidasi industri perkapalan Indonesia yang dipusatkan melalui PT PAL.

Baca Juga: PFN Buka Lowongan Magang Digital Marketing & Content Intern, Mahasiswa Kreatif Wajib Simak

"Karena itu, kebutuhan terhadap SDM maritim yang unggul akan meningkat sangat signifikan dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Kaharuddin.

Ia menambahkan, SMK Teknik PAL Surabaya dan Yayasan Pusdiklat PAL Indonesia memiliki peran penting dalam mencetak talenta muda yang siap terlibat langsung dalam pengembangan industri nasional.

Menurutnya, pendidikan vokasi harus mampu bergerak lebih cepat dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, digitalisasi, serta disrupsi industri global yang terus berkembang.

Baca Juga: Dukungan BNI untuk Atlet Indonesia Kembali Hadir di Thailand Open 2026

“Kita membutuhkan percepatan pengembangan pendidikan vokasi yang benar-benar selaras dengan kebutuhan industri.

"Saya melihat penting untuk mulai membangun kelas khusus desain kapal agar lahir lebih banyak talenta muda yang memiliki kompetensi spesifik dan siap mendukung pembangunan industri perkapalan nasional sejak dini,” tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini