Kabar BUMN - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus mempercepat penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap.
Hingga saat ini, progres pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap telah mencapai hampir 32 persen dan ditargetkan dapat selesai pada 20 Juni 2026.
Dalam rangka mengejar target penyelesaian tersebut, WIKA melakukan berbagai langkah percepatan, salah satunya melalui penerapan sistem kerja 24 jam dengan dua shift.
Baca Juga: Dukung Bakat Sepak Bola Pelajar, PT TIMAH Fasilitasi Turnamen Gala Siswa Indonesia di Mentok
Dukungan sumber daya juga terus diperkuat, dengan jumlah tenaga kerja saat ini mencapai 1.170 orang. Selain itu, material utama telah didatangkan hampir 100% guna memastikan kelancaran pelaksanaan pekerjaan.
Corporate Secretary PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Ngatemin menyampaikan, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap dilakukan secara terukur melalui optimalisasi tenaga kerja, penguatan pasokan material, serta koordinasi intensif di lapangan.
“Harapannya, Sekolah Rakyat ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Cilacap dan sekitarnya sebagai fasilitas pembelajaran yang baik, khususnya bagi masyarakat kurang mampu,” ujar Ngatemin.
Baca Juga: Volume Kendaraan Meningkat Saat Libur, Jasa Marga Tekankan Pentingnya Kondisi Pengemudi
Menurutnya, ini sejalan dengan arahan Presiden untuk menghadirkan akses pendidikan yang mampu menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul
Dalam pelaksanaannya, WIKA bersama WIKA Gedung dan mitra kerja terkait terus memperkuat koordinasi di lapangan guna memastikan pekerjaan berjalan optimal dan sesuai target.
Meski menghadapi berbagai tantangan, mulai dari aspek sosial hingga pengadaan material seperti beton, WIKA terus melakukan percepatan agar seluruh tahapan pekerjaan dapat terselesaikan sesuai rencana.
Baca Juga: IAS Luncurkan Dashboard Risiko Digital, Perkuat Tata Kelola dan Pengambilan Keputusan
Dengan berbagai upaya percepatan yang dilakukan, WIKA optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan serta penguatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.***