Baca Juga: Kalau ke Garut Cuma Sehari, Ini Rute Wisata Paling Seru
Bagian dari Perawatan dan Pengelolaan Sungai
Selain meningkatkan kapasitas tampungan, flushing juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan fungsi sungai dan sistem irigasi di kawasan Brantas.
Kegiatan ini telah direncanakan dan dikoordinasikan bersama berbagai pihak terkait, termasuk Himpunan Petani Pengguna Air (HIPPA) di wilayah Blitar dan Tulungagung sejak April 2026.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan tidak mengganggu kebutuhan air masyarakat secara berlebihan serta tetap memperhatikan aspek keselamatan di sekitar aliran sungai.
Baca Juga: Bantu Pengobatan Bayi dengan Kelainan Jantung Bawaan, PT TIMAH Ringankan Beban Keluarga
Jalur Lintas Bendungan Ditutup Total
Selama proses flushing berlangsung, jalur lintas yang berada di atas kedua bendungan akan ditutup sepenuhnya.
Jalur ini biasanya digunakan masyarakat sebagai akses alternatif penghubung antarwilayah.
Penutupan dilakukan untuk menjaga keamanan selama pintu air dibuka dan debit sungai meningkat. Pengelola mengimbau masyarakat untuk tidak melintasi area bendungan hingga kegiatan selesai.
Imbauan Keselamatan untuk Warga Sekitar Sungai
Selain penutupan akses, warga juga diminta untuk menghindari aktivitas di sepanjang aliran Sungai Brantas, khususnya di bagian hilir bendungan.
Peningkatan debit air yang terjadi selama flushing berpotensi membawa material sedimen dan arus yang lebih deras dari kondisi normal.
Masyarakat di sekitar bantaran sungai diharapkan tetap waspada dan tidak beraktivitas terlalu dekat dengan aliran air selama periode tersebut berlangsung. ***