trending

Kuartal I 2026, Pendapatan Garuda Indonesia Mencapai USD762,35 Juta, Naik 5,36 Persen

Senin, 18 Mei 2026 | 12:00 WIB
RUPST Garuda Indonesia (DOK. Garuda Indonesia)

Kabar BUMN - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk grup mengangkut 5,42 juta penumpang di sepanjang kuartal I 2026.

Jumlah ini tumbuh 6,76% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,08 juta penumpang.

Pertumbuhan trafik turut ditopang peningkatan frekuensi penerbangan sebesar 5,87% menjadi 19.337 penerbangan dibandingkan 18.265 penerbangan pada Kuartal I 2025.

Baca Juga: Edukasi Energi Bersih, Pertamina Gandeng ASRI Energi untuk Pelajar

Direktur Utama Glenny Kairupan menjelasan, pertumbuhan trafik tersebut turut mendorong peningkatan pendapatan usaha konsolidasian 5,36 persen menjadi USD762,35 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD723,56 juta.

“Pendapatan penerbangan berjadwal (scheduled flight) menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan sebesar 7.36% menjadi USD648,10 juta dibandingkan USD603,69 juta pada Kuartal I 2025,” jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (18/5/26).

Selain mencatatkan pertumbuhan pendapatan, Garuda Indonesia juga berhasil menekan rugi bersih hingga sekitar 45,2 persen menjadi USD41,62 juta dibandingkan rugi bersih periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD75,93 juta.

Baca Juga: Nindya Karya Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat Kediri

Menurut Glenny, pertumbuhan trafik penumpang, peningkatan kapasitas penerbangan, serta perbaikan kinerja keuangan pada Kuartal I 2026 menunjukkan langkah transformasi dan penguatan fundamental bisnis yang dijalankan perusahaan mulai menunjukkan progres positif secara bertahap.

“Fokus kami saat ini tetap diarahkan untuk menjaga operational discipline, memperkuat service reliability, serta memastikan pertumbuhan bisnis berjalan lebih sehat dan sustainable,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Garuda Indonesia Group juga mencatatkan perbaikan tingkat ketepatan waktu penerbangan (on time performance/OTP) menjadi 91.01% pada Kuartal I 2026 dibandingkan 87.93% persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Mobilitas Antarpulau Ramai, Ferry Jadi Andalan Saat Libur Panjang

Dari sisi operasional armada, hingga akhir Kuartal I 2026 Perseroan berhasil mengoperasikan hingga 102 armada serviceable sebagai bagian dari akselerasi program return-to-service (RTS) aircraft yang saat ini terus dijalankan secara bertahap guna mendukung kebutuhan kapasitas penerbangan.

Pada periode tersebut, Garuda Indonesia mengangkut sebanyak 2,47 juta penumpang, sementara Citilink⁠ mengangkut sebanyak 2,94 juta penumpang.

Halaman:

Tags

Terkini