Melalui sistem tersebut, masyarakat Indonesia maupun wisatawan asal China dapat bertransaksi menggunakan aplikasi pembayaran domestik masing-masing tanpa harus menukarkan uang tunai.
Kehadiran layanan ini diyakini mampu memperkuat ekosistem pembayaran digital sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM di Indonesia. ***