Baca Juga: Jalan Kaki Ratusan Kilometer, Perjalanan Biksu ke Borobudur Bawa Pesan Damai
drh. Jamilah menjelaskan bahwa timnya melakukan pemeriksaan pascapenyembelihan (post mortem) di sejumlah masjid.
Pemeriksaan itu berfokus pada produk hewani seperti daging dan organ dalam untuk memastikan kualitas serta keamanan pangan.
“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan kurban sehat dan hasil pemotongan aman dikonsumsi masyarakat, dan di sini layak untuk dikonsumsi,” ujarnya.
Baca Juga: Waisak Borobudur 2026 Makin Dekat, Begini Aturan Saat Ikut Festival Purnama
Sementara itu, Department Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk menyampaikan bahwa Iduladha menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Menurutnya, kegiatan kurban di lingkungan perumahan karyawan tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara perusahaan, karyawan, dan masyarakat sekitar.
“Melalui momentum Iduladha ini, PT TIMAH berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan dapat terus terjaga. Kehadiran hewan kurban ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Long Weekend Idul Adha Bikin Kereta Ramai, KAI Layani Ratusan Ribu Penumpang
Ia menambahkan, PT TIMAH terus mendukung berbagai kegiatan sosial maupun keagamaan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan terhadap masyarakat di area operasional.
Pada Iduladha tahun ini, PT TIMAH menyalurkan total 268 hewan kurban yang tersebar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau, hingga Jakarta. ***