trending

SUCOFINDO Perkuat Ekosistem Halal di Timika, Gelar Edukasi Bagi Pelaku UMK

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB
SUCOFINDO gencarkan edukasi sertifikasi halal bagi UMK di Timika untuk mendukung kepatuhan regulasi dan daya saing usaha. (sucofindo.co.id)

Dengan cakupan layanan nasional maupun internasional, LPH PT SUCOFINDO (PERSERO) siap mendampingi pelaku usaha melalui layanan TIC SUCOFINDO.

Baca Juga: Gunakan Besek Bambu, PT Dahana Hadirkan Program Kurban yang Lebih Ramah Lingkungan

Dukungan tersebut ditujukan bagi berbagai skala usaha, terutama UMKM, agar mampu meningkatkan daya saing di pasar domestik maupun global.

Djoko Julianto juga menjelaskan bahwa SUCOFINDO memiliki fasilitas yang mendukung proses pemeriksaan halal secara komprehensif.

“Sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) terakreditasi, PT SUCOFINDO (PERSERO) dilengkapi dengan laboratorium halal bersertifikat ISO 17025, yang mampu menguji DNA babi, kadar alkohol, serta tembus air untuk kosmetik,” ucap Djoko Julianto.

Baca Juga: Kenapa Ada Kandidat Cepat Dipanggil Interview? Ini 9 Kualifikasi yang Biasanya Dicari Perusahaan

Kegiatan edukasi tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta.

Mereka menilai sosialisasi yang diberikan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha yang ingin memahami dan memenuhi persyaratan sertifikasi halal.

Salah satu peserta, Ketua Persatuan Wanita Kuala Kencana, Fachriani Wanggai, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh LPH PT SUCOFINDO (PERSERO).

Baca Juga: DAMRI Tambah 10 Armada Baru untuk Jalur Indonesia-Malaysia-Brunei

“Kedepannya semoga akan ada terus sosialisasi seperti ini karena bermanfaat dan bisa merangkul lebih luas lagi dari beragam UMKM,“ tutur Fachriani Wanggai.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem halal di Indonesia, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga menyediakan layanan terpadu (one stop services) yang mencakup Jasa Sertifikasi Produk Halal dan Jasa Sertifikasi Pariwisata Ramah Muslim.

Selain itu, perusahaan juga menghadirkan berbagai layanan penunjang seperti sertifikasi keamanan pangan, antara lain Sertifikasi Pangan Organik, Good Manufacturing Practices (GMP), Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), serta SNI ISO 22000 tentang Sistem Manajemen Keamanan Pangan yang menjadi salah satu persyaratan ekspor, termasuk layanan pengujian laboratorium apabila diperlukan.***

Halaman:

Tags

Terkini