trending

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, PT Pindad Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:30 WIB
Jajaran manajemen dan pegawai PT Pindad memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan menggelar upacara bendera pada Senin (1/6/2026). (pindad.com)

Kabar BUMN - Jajaran manajemen dan pegawai PT Pindad memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan menggelar upacara bendera pada Senin (1/6/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Utama PT Pindad Bandung dan dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa.

Pada waktu yang bersamaan, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila juga dilaksanakan di Divisi Munisi PT Pindad yang berlokasi di Turen, Malang.

Baca Juga: PT TIMAH Resmikan Klinik Timah Kundur, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Wilayah Kepulauan

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil General Manager Divisi Munisi, Mahmed Vincent.

Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Selanjutnya, petugas upacara membacakan teks Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai bagian dari prosesi peringatan yang berlangsung khidmat.

Baca Juga: Sambut Hari Lansia Nasional, 70 Warga Lanjut Usia Desa Pangkul Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis dari Pertagas

Dalam kesempatan tersebut, inspektur upacara membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.

Dalam amanatnya, Yudian menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bangsa.

"Seiring dengan tema Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology.

Baca Juga: BRI Multiguna Karya, Solusi Cepat Penuhi Kebutuhan Finansial Pekerja

"Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah.

"Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya.

Halaman:

Tags

Terkini