Kabar BUMN - Pertamina sebagai perusahaan yang mengedepankan aspek HSSE (Health, Safety, Security & Environment) terus berkomitmen untuk memperhatikan masyarakat sekitar.
Ring 1 operasi menjadi salah satu wilayah yang menjadi fokus pertamina mengaplikasikan dan memitigasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan salah satunya adalah bencana kebakaran.
Melalui Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Parepare, sejak tahun 2023 lalu telah membentuk kampung Siaga bencana.
Program ini sendiri diberi nama KASIBAT (Kampung Siaga Bencana Berbasis Pemberdayaan Masyarakat).
Baca Juga: Ditahan Imbang Palestina, Shin Tae-yong Sebut Timnas Indonesia Seharusnya Bisa Menang
Adapun program ini berfokus melatih dan menyiapkan masyarakat sekitar untuk mawas diri, waspada dan siap atas segala resiko kebencanaan.
Sehingga jika terjadi bencana, masyarakat bisa turut serta tidak panik dan dapat melakukan pertolongan pertama.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan program ini adalah bentuk pencegahan.
Baca Juga: Dihadiri Langsung Presiden Jokowi, Jakarta Fair 2023 Resmi Dibuka
Fahrougi juga menyebut hal ini selaras dengan aspek utama yang diprioritaskan perusahaan.
"Pelatihan diberikan minimal 1 tahun sekali dengan tema atau tujuan mitigasi yang berbeda."
"Dimana bentuknya seperti refreshment agar masyarakat selalu siap sedia dan waspada apabila sewaktu-waktu kejadian yang tidak diinginkan terjadi, masyarakat sudah terlatih dan siap menangani untuk pertolongan pertama," tutur Fahrougi.
Baca Juga: Pengecekkan Nama Siswa Penerima PIP Kemdikbud 2023 Secara Online Bisa Lewat HP, Begini Caranya
Lebih lanjut, Fahrougi menjelaskan bahwa KASIBAT adalah bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.