Program CSR, Upaya dan Komitmen BUMN Ciptakan Pembangunan yang Berkelanjutan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 15 Juni 2023 | 14:53 WIB
Ilustrasi. Kehidupan dan pembangunan yang berkelanjutan. (Negative Space/Pexels)
Ilustrasi. Kehidupan dan pembangunan yang berkelanjutan. (Negative Space/Pexels)

Kabar BUMN - Dalam menjalankan bisnis dan operasi, pemerintah acap menyampaikan harapannya agar perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bisa menjadi panutan atau role model bagi perusahaan-perusahaan swasta di Indonesia.

Meskipun belum seluruhnya, tetapi di masa kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir ini banyak BUMN yang dinilai semakin sehat dan profesional.

Dari sisi kinerja, beberapa BUMN bahkan mampu menunjukkan performa kompetitif dari swasta.

Baca Juga: Selamat! TJSL PLN Boyong 39 Penghargaan di Ajang TOP CSR Award 2023

Sebut saja, dari sisi penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Gorvenance (GCG), kemudian Environmental, Social, and Governance (ESG), serta Corporate Social Responsilibity (CSR) atau TJSL mengacu kepada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Bukti kinerja CSR terkini adalah raihan yang diperoleh sebagian BUMN dalam ajang Top CSR Award 2023.

Ajang penghargaan tahunan yang sudah berlangsung sejak tahun 2017 ini diselenggarakan Majalah Top Business bekerja sama dengan sejumlah institusi.

Baca Juga: Buah dari Program CSR yang Inovatif, PTBA Borong 3 Penghargaan di Ajang Top CSR Awards 2023

Sejumlah BUMN sukses membawa pulang trofi penghargaan dari ajang yang diselenggarakan awal bulan Juni tersebut.

Mulai dari Brantas Abipraya, Bukit Asam, Dahana, Len Industri, Jasa Marga, Multi Terminal Indonesia, Pelindo Solusi Logistik, Pindad, Peruri, Pertamina Group, Petrokimia Gresik, Sucofindo, hingga Semen Indonesia (SIG).

PLN, atas gabungan program CSR dari induk dan anak usaha, bahkan memboyong 39 penghargaan dari Top CSR Award 2023.

Baca Juga: Kontribusi KPI Tingkatkan Kualitas SDM Indonesia Diganjar Delapan Penghargaan di TOP CSR Awards 2023

Untuk diketahui, kriteria penilaian ajang ini, pertama, keselarasan inisiatif CSR (atau dukungan program CSR) terhadap strategi pertumbuhan bisnis perusahaan yang berkelanjutan, termasuk bagaimana CSV dijalankan perusahaan.

Kedua, tingkat adopsi kebijakan dan program CSR terhadap ketentuan ISO 26000:2010 Social Responsibility (baik yang dilakukan divisi CSR maupun klaim/pengakuan dari divisi lain di luar CSR yang terkait klausa-klausa/ subyek inti di ISO 26000 SR).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Tahun Menjadi Nakhoda BUMN

Rabu, 26 Oktober 2022 | 13:06 WIB

Selangkah Menuju Pertemuan Petinggi Dunia

Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:00 WIB

G20: Dari Kopi Hingga Kesejahteraan Petani

Kamis, 9 Juni 2022 | 12:34 WIB

PLTA Poso, Pembangkit EBT Terbesar di Indonesia Timur

Jumat, 25 Februari 2022 | 17:00 WIB