Sertifikasi Kompetensi PR Batch XII, Upaya FH BUMN dan LSPPRI Mewujudkan Praktisi Kehumasan yang Dibutuhkan BUMN

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 10 Oktober 2025 | 12:30 WIB
FH BUMN resmi menggelar Sertifikasi Kompetensi Public Relations Batch XII yang ditandai pembukaan di Jakarta, Kamis (9/10). (Dok. Kabar BUMN)
FH BUMN resmi menggelar Sertifikasi Kompetensi Public Relations Batch XII yang ditandai pembukaan di Jakarta, Kamis (9/10). (Dok. Kabar BUMN)

Kabar BUMN - Di tengah arus informasi yang sangat deras dan liar di era digital dan internet ini, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sangat memerlukan fungsi dan praktisi kehumasan, yang tidak hanya mampu menyampaikan informasi dengan baik, tetapi juga memiliki integritas tinggi.

Karena integritas profesi seorang praktisi kehumasan ini pada akhirnya akan menjadi pondasi integritas perusahaannya.

Demikian ditegaskan Lisye Octaviana selaku Pengurus Bidang Talent Development Forum Humas BUMN pada pembukaan Sertifikasi Kompetensi Public Relations Batch XII di Jakarta, pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Baca Juga: ITDC Wujudkan Ekonomi Sirkuler di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Lewat Program “Integrated Food Surplus”

Langkah awal untuk menjaga integritas tersebut, menurut Lisye, salah satunya dengan mengikuti uji kompetensi profesi dan mendapatkan sertifikasi.

Bagi BUMN, sertifikasi menjadi sesuatu yang prioritas, karena tidak hanya wawasan yang perlu ditambah, kompetensi yang ditingkatkan, setiap insan BUMN juga memerlukan standardisasi yang diakui.

“Keberadaan Bapak-Ibu di sini, menunjukkan bahwa kita semua sama-sama memiliki komitmen untuk meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan peran strategis sebagai garda terdepan yang menjaga citra dan reputasi perusahaan di mata publik. Itu sudah satu integritas,” urainya.

Baca Juga: Kuliner Bali yang Pedasnya Paling Nampol, Belum Tentu Cocok untuk Semua Orang

Untuk infomasi, Sertifikasi Kompetensi PR Batch XII yang akan menjadi program sertifikasi FH BUMN dan Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relation Indonesia (LSPPRI) terakhir di tahun 2025 dan akan dibuka kembali di 2026.

Di sisi lain, Ketua LSPPRI Muslim Basya mengingatkan, pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi PR Batch XII ini menjadi yang pertama setelah terjadinya perubahan kelembagaan Kementerian BUMN menjadi BP BUMN.

“Perubahan ini mungkin akan membuat pekerjaan rekan-rekan humas lebih menantang, termasuk dalam menjaga marwah dan integritas BUMN, yang memang selalu menjadi sorotan publik,” jelas Muslim.

Baca Juga: Terobosan Baru, KAI Services Hadirkan Gerbong Oleh-Oleh di Tiga Titik Sentral Laju Penumpang

Meskipun demikian, seperti juga Lisye, Muslim meyakini uji kompetensi ini akan menjadi langkah awal setiap praktisi kehumasan BUMN dalam memberikan kontribusi besar bagi korporasinya masing-masing. 

“Dari awal pelaksanaan, sertifikasi ini menjadi komitmen kita bersama dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme insan kehumasan, sesuai yang dibutuhkan BUMN,” tutupnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Tahun Menjadi Nakhoda BUMN

Rabu, 26 Oktober 2022 | 13:06 WIB

Selangkah Menuju Pertemuan Petinggi Dunia

Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:00 WIB

G20: Dari Kopi Hingga Kesejahteraan Petani

Kamis, 9 Juni 2022 | 12:34 WIB

PLTA Poso, Pembangkit EBT Terbesar di Indonesia Timur

Jumat, 25 Februari 2022 | 17:00 WIB