lipsus

Direktur Operasi SIG Reni Wulandari: Jawab Bias Gender dengan Profesionalisme

Minggu, 10 Maret 2024 | 12:00 WIB
Direktur Operasi SIG Reni Wulandari: Jawab Bias Gender dengan Profesionalisme (Jennaira)

Baca Juga: Tips Menghindari Sambaran Petir Saat Cuaca Buruk, 9 Hal yang Perlu Diperhatikan Agar Terhindar dari Bahaya

Ia ingin membuktikan bahwa kemampuannya tak kalah dengan gender lainnya. Pelan-pelan ia beroleh pengakuan tersebut, tanpa harus berkoar-koar minta diperlakukan sama.

“Tapi itu semua adalah masa lalu. Saya yakin saat ini kesempatan lebih terbuka untuk gender apa pun, karena semuanya berbasis kompetensi,” ucapnya.

Lebih jauh Reni mengatakan, menjadi direktur operasi sebuah perusahaan sebesar SIG tidak pernah terlintas di benaknya.

Akan tetapi, bila bicara soal ini, ia punya pengalaman menarik ketika menjalani program talent development.

Baca Juga: Info Lowongan Magang di BUMN, Perum DAMRI Buka Posisi Desain Interior untuk Penempatan di Jakarta Timur

“Coach saya bertanya begini, ‘What is your career aspiration? Medium term goal? Long term goal? What will you do to achieve that?"

"Jangankan membayangkan atau bermimpi, bahkan saya tidak pernah berpikir mendalam saat menjawab pertanyaan tersebut,” kenangnya.

Dan, jawaban yang ia lontarkan ketika itu lebih dalam rangka segera menyelesaikan sesi career coaching .

“Saya selalu menjawab medium term career aspiration saya menjadi kepala pabrik, longer term aspiration saya menjadi manufacturing director."

Baca Juga: BCOMSS 2024: ANTAM Raih Penghargaan Awarding Sustainability Kategori CSV Peringkat Silver Berkat Program PEPELING Cisangku

"Karena saya selalu men- declare demikian, mungkin secara tidak sadar saya melakukan langkah-langkah menuju ke sana. Sehingga begitu kesempatan itu tiba saya dinilai sebagai kandidat yang sudah ready,” aku Reni.

Reni menilai, SIG dan BUMN lainnya saat ini telah memberikan kesempatan berkembang yang sama bagi perempuan maupun laki-laki.

Hal ini adalah respons atas business need bahwa kesetaraan gender merupakan salah satu cara untuk mendongkrak kinerja, karena dari sana akan timbul semangat saling melengkapi.

Maka itu, untuk kaum perempuan Reni punya saran, “Di dunia kerja yang berbasis merit, sebaiknya lebih fokus pada kompetensi, kualifikasi, kinerja atau profesionalisme.”

Halaman:

Tags

Terkini

Tiga Tahun Menjadi Nakhoda BUMN

Rabu, 26 Oktober 2022 | 13:06 WIB

Selangkah Menuju Pertemuan Petinggi Dunia

Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:00 WIB

G20: Dari Kopi Hingga Kesejahteraan Petani

Kamis, 9 Juni 2022 | 12:34 WIB

PLTA Poso, Pembangkit EBT Terbesar di Indonesia Timur

Jumat, 25 Februari 2022 | 17:00 WIB