Kilas Balik PT Aneka Tambang (ANTAM)
ANTAM merupakan kegiatan usaha perseroan yang berdiri sejak 5 Juli 1968. Perusahaan ini dibentuk sebagai Badan Usaha Milik Negara melalui hasil merger dari beberapa perusahaan tambang dan proyek tambang milik pemerintah, yakni Badan Pimpinan Umum Perusahaan-Perusahaan Tambang Umum Negara, Perusahaan Negara Tambang Bauksit Indonesia, Perusahaan Negara Tambang Emas Tjikotok, Perusahaan Negara Logam Mulia, PT. Nickel Indonesia, Proyek Intan, dan Proyek-proyek Bapetamb. PT Aneka Tambang telah melakukan Initial Public Offering (IPO) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, dimana 35% sahamnya dijual oleh pemerintah kepada masyarakat pada tahun 1997 sebagai upaya pengembangan bisnis. Berlanjut ke tahun 1999, ANTAM mencatatkan sahamnya di Australia sebagai entitas asing dan status ini mulai ditingkatkan menjadi ASX Listing yang memiliki ketentuan lebih ketat pada tahun 2002. Pada tanggal 14 September 1974, status Perusahaan diubah dari Perusahaan Negara ke Perusahaan Milik Negara (Persero) dan dikenal hingga saat ini sebagai "Perusahaan Perseroan (Persero) Aneka Tambang".Produk dan Layanan dari ANTAM
Pendapatan ANTAM diperoleh melalui kegiatan eksplorasi, penemuan deposit mineral, serta pengolahan mineral secara ekonomis, yang kemudian hasil pengolahannya diekspor ke konsumen di Eropa maupun Asia. Adapun komoditas utama ANTAM adalah bijih nikel kadar tinggi atau saprolit, bijih nikel kadar rendah atau limonit, feronikel, emas, perak dan bauksit dengan jasa utama mencakup pengolahan dan pemurnian logam mulia serta jasa geologi. Beberapa produk dan layanan utama PT Aneka Tambang Tbk. adalah:-
- Nikel yang mencakup komoditas feronikel dan bijih nikel, yang dihasilkan dari tambang-tambang nikel di Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara serta pabrik-pabrik feronikel di Sulawesi Tenggara.
- Emas yang terdiri dari komoditas emas, perak dan jasa pemurnian dan pengolahan logam mulia. Penambangan bijih emas dilakukan di dua daerah tambang yakni di Pongkor, Jawa Barat dan Cibaliung, Banten.
- Bauksit yang merupakan sumber utama produksi bijih aluminium.
- Batubara yang dikelola anak perusahaan ANTAM yakni PT Indonesia Coal Resources, memproduksi komoditas batubara melalui tambang batubara Sarolangun di Provinsi Jambi. Saat ini, penjualan batubara Sarolangun dilakukan ke konsumen dalam negeri dan untuk ekspor.
- Jasa Eksplorasi, unit Geomin adalah salah satu dari lima unit operasi ANTAM untuk mengelola dan mengembangkan kegiatan eksplorasi dan pencarian cadangan dan sumber daya mineral baru.