Kabar BUMN - Setelah proses revitalisasi dan pengembangan yang berlangsung selama sekitar enam bulan, tepatnya sejak November 2022 sampai dengan Juni 2023, Lokananta dibuka kembali.
Pembukaan studio rekaman pertama di Indonesia itu ditandai dengan penyelenggaraan Festival Lokananta 2023 pada 3-4 Juni 2023.
Lokananta pun kini siap menjadi sentra kreativitas bagi para musisi, seniman, serta usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Baca Juga: REC Makin Diminati, Perusahaan Kontraktor Tambang di Kalimantan Serap Listrik Hijau PLN
Keprihatinan Menteri BUMN
Sebelumnya, di medio November 2022 silam, Menteri BUMN Erick Thohir mengaku prihatin melihat studio rekaman dan produsen piringan hitam atau vinyl tersebut.
“Sangat prihatin dengan kondisi Lokananta,” tutur Erick mengenang kunjungannya di bulan November 2022 lalu, seperti kabarBUMN.com kutip dari twitter @KemenBUMN (4/6/2023).
Padahal, menurut Erick, nilai historis dan kekayaan intelektual di Lokananta sangat potensial untuk diberdayakan.
Baca Juga: Pertamina Internasional EP Raih Empat Penghargaan Dari Dua Ajang Inovasi Level Internasional
Usai kunjungan, melalui program optimalisasi aset-aset yang ada di BUMN, Lokananta mulai direvitalisasi agar dapat memberikan manfaat dan dampak bagi masyarakat.
Revitalisasi dilakukan Kementerian BUMN melalui PT Danareksa (Persero) dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), yang ditandai dengan digelarnya Lokananta Reload pada 27 November 2022.
“Saya meminta Danareksa dan PPA untuk menyiapkan model bisnis yang berkelanjutan, sehingga Lokananta dapat memiliki fondasi yang kokoh untuk dapat terus eksis dan relevan di masa depan,” imbuhnya.
Baca Juga: 482 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Periode 31 Mei-2 Juni