Dorong Pengembangan Bisnis Beyond kWh, Pendapatan PLN Icon Plus tumbuh 16% Sepanjang Tahun 2022

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 17 Juni 2023 | 07:30 WIB
Jajaran Direksi PLN, Komisaris dan Direksi PLN Icon Plus foto bersama sesaat setelah Rapat Umum Pemegang Saham Laporan Pertanggungjawaban Tahun 2022 di Jakarta, Rabu (14/6) (Dok.PT PLN (Persero))
Jajaran Direksi PLN, Komisaris dan Direksi PLN Icon Plus foto bersama sesaat setelah Rapat Umum Pemegang Saham Laporan Pertanggungjawaban Tahun 2022 di Jakarta, Rabu (14/6) (Dok.PT PLN (Persero))

Kabar BUMN - PLN Icon Plus telah berhasil meningkatkan pendapatan hingga 16 persen pada tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2021.

Subholding PLN yang aktif membangun lini bisnis baru di luar kelistrikan atau Beyond kWh tersebut mampu mencatatkan pendapatan sebesar Rp4 triliun meningkat, dari Rp3.5 triliun di tahun sebelumnya.

Menurut Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, tren positif pengembangan bisnis di luar kelistrikan yang dilakukan PLN Icon Plus perlu dijaga.

Baca Juga: 7 Efek Makan Nasi Putih, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?

Adapun salah satunya adalah layanan internet Iconnet yang mampu tumbuh pesat hingga 294 persen, dari 124 ribu pelanggan di tahun 2021 menjadi 489 ribu di Desember 2022, dengan revenue sebesar Rp 560 miliar.

"Pendapatan dari layanan retail internet PLN Icon Plus tersebut naik cukup tajam. Ini perlu ditingkatkan di tahun ini dan yang akan datang. Mapping kesiapan infrastruktur perlu terus dilakukan agar bisa melayani lebih banyak pelanggan," ungkap Darmawan.

Darmawan menambahkan bahwa PLN Icon Plus juga perlu mendorong perubahan kultur dalam perusahaan untuk lebih mengoptimalisasi aset yang dimiliki perseroan.

Baca Juga: Hadiri RUPS, PIS Apresiasi Kinerja Positif PET dalam Mengelola Terminal Energi

"Maksimalisasi aset untuk beyond kWh perlu terus dipikirkan. Perubahan kultur ini perlu dan sangat mendasar supaya Icon Plus bisa lebih tune in pada model bisnisnya, karena saat ini Icon Plus dituntut untuk ekspansi ke bisnis retail, EV charging, PV rooftop, dan sebagainya," tambahnya.

Direktur Keuangan PLN, Sinthya Roesly juga menekankan pentingnya bagi PLN Icon Plus memperhatikan quality earning agar kinerja keuangannya tetap terjaga. Terutama untuk beberapa inisiatif pengembangan bisnis yang membutuhkan biaya cukup besar di awal.

"Melihat tren saat ini, perlu segera dipikirkan upaya pengembangan bisnis baru dengan memperhatikan investasi cost. Sehingga distribusi investasinya bisa lebih optimal dan terukur kapan bisa keep up untuk laba bersih tahunannya," jelas Sinthya.

Baca Juga: Kunjungan ke Surabaya, Erick Thohir Tinjau Langsung Pembangunan Pos Bloc Surabaya

Direktur Utama PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra cahyadi mengemukakan shifting perusahaan dari sebelumnya B2B (bisnis ke bisnis) dan kini merambah ke retail berjalan lancar.

Transformasi digital yang dijalankan oleh PLN menjadi pondasi penting untuk membangun bisnis beyond kWh dan meningkatkan kualitas pelayanannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini