Pertamina EP Jambi Field Dorong UMKM Hasilkan Produk Lebih Beragam Lewat Pelatihan dan Studi Banding

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 2 Juni 2026 | 14:30 WIB
Anggota Kelompok KUALITAS mempelajari proses produksi keripik balado/sanjai dan produk olahan singkong lainnya guna mendorong diversifikasi produk UMKM agar lebih berdaya saing. (Dok. PEP Jambi Field)
Anggota Kelompok KUALITAS mempelajari proses produksi keripik balado/sanjai dan produk olahan singkong lainnya guna mendorong diversifikasi produk UMKM agar lebih berdaya saing. (Dok. PEP Jambi Field)

Kabar BUMN - Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat, Pertamina EP Jambi Field menyelenggarakan kegiatan Studi Banding dan Pelatihan Pengembangan Produk Makanan Ringan Lokal bagi Kelompok Kuliner Kenali Asam Atas (KUALITAS) pada 15–16 Mei 2026 di Kota Padang, Sumatera Barat.

Program yang merupakan bagian dari kegiatan Pengembangan Masyarakat ini diikuti oleh enam anggota kelompok yang seluruhnya merupakan ibu rumah tangga.

Kegiatan pelatihan difasilitasi oleh Royal Asia College Kota Padang, sebuah lembaga yang menyediakan layanan pelatihan dan studi banding, termasuk menghadirkan narasumber serta menyusun rangkaian pembelajaran langsung bersama pelaku usaha.

Baca Juga: Gratis ke Ancol pada Juni 2026, Perhatikan Syarat dan Ketentuan Sebelum Berkunjung

Sebagai penutup, peserta mengikuti studi banding ke Pusat Oleh-Oleh Ummi Aufa Hakim.

Program ini digelar sebagai respons terhadap sejumlah tantangan yang dihadapi Kelompok KUALITAS dalam mengembangkan produk unggulan yang memiliki daya saing tinggi dan dapat diproduksi secara berkelanjutan.

Selama ini, kelompok menghasilkan berbagai produk seperti kue tradisional, cookies, roti, dan donat yang masih tergolong produk umum dan mudah ditemukan pada pelaku UMKM lainnya.

Baca Juga: DAMRI Hadirkan Promo Early Book, Pemesan Tiket Lebih Awal Bisa Hemat

Selain itu, sebagian besar produksi masih dilakukan berdasarkan pesanan sehingga belum terdapat produk yang diproduksi secara rutin.

Tantangan lain yang dihadapi kelompok adalah keterbatasan dalam menentukan produk lokal khas Jambi yang berpotensi menjadi produk unggulan.

Sebagian besar makanan khas daerah berupa kue tradisional yang memiliki masa simpan relatif singkat.

Baca Juga: Dahana Kenalkan Dayagel Seismik, Solusi Eksplorasi Migas untuk Kondisi Lapangan yang Menantang

Oleh karena itu, pengembangan diversifikasi produk berbahan dasar singkong khas Sumatera Barat dinilai memiliki peluang besar untuk diadaptasi dan dikembangkan oleh kelompok sebagai alternatif produk unggulan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai proses produksi dan pengelolaan usaha yang disampaikan oleh Winda Nisrinah, Manager UMKM Ummi Aufa Hakim Cabang Kota Padang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini