Desa Keliki Jadi Contoh Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih, Ini Dampak Nyata Program Pertamina

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 2 Juni 2026 | 15:45 WIB
Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono bersama Jajaran Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) menebar benih padi di sawah Desa Keliki Tegallalang, Gianyar, Bali, Kamis, (28/5/2026) (Dok. Pertamina)
Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono bersama Jajaran Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) menebar benih padi di sawah Desa Keliki Tegallalang, Gianyar, Bali, Kamis, (28/5/2026) (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - Pertamina terus memperkuat langkah keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan di sejumlah daerah Indonesia.

Salah satu inisiatif yang dijalankan ialah program Desa Energi Berdikari (DEB), sebuah konsep desa yang memanfaatkan energi bersih guna memperkuat kemandirian masyarakat berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).

Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi energi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendukung kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga: PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx, Perkuat Industri Data Center di Indonesia

Di Bali, tepatnya di Desa Keliki, Kecamatan Tegalallang, Kabupaten Gianyar, program DEB hadir sebagai bentuk dukungan Pertamina terhadap pemanfaatan energi terbarukan di wilayah pedesaan.

Program ini dikembangkan untuk membantu menjawab tantangan kebutuhan masyarakat melalui penerapan energi hijau.

Di DEB Keliki, fokus utama kegiatan meliputi pengelolaan sampah menjadi kompos serta penguatan ketahanan pangan dengan sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Pertamina EP Jambi Field Dorong UMKM Hasilkan Produk Lebih Beragam Lewat Pelatihan dan Studi Banding

Kebutuhan energi untuk aktivitas pengolahan sampah maupun pengoperasian pompa pengairan sawah ditopang oleh keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Pada Kamis, 28 Mei 2026, jajaran Dewan Komisaris Pertamina turut melihat secara langsung implementasi program sekaligus mendengar penjelasan dari masyarakat penerima manfaat terkait dampaknya terhadap peningkatan kemandirian warga Desa Keliki.

I Wayan Sumada yang berperan sebagai Local Hero sekaligus Ketua BUMDes Yowana Bakti Keliki menyampaikan antusiasmenya terkait kontribusi Pertamina dalam proses pembinaan, pendampingan, serta bantuan fasilitas yang diberikan kepada masyarakat desa.

Baca Juga: Masih Ada Daging Kurban di Freezer? Coba Olahan Pedas yang Bikin Ketagihan

“Di Desa Keliki setidaknya menghasilkan sekitar 7 ton sampah per hari, dengan produktivitas yang sangat tinggi tersebut kehadiran Tempat Pengolahan Sampah Terpadu - Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) sangat membantu masyarakat untuk mengelola dan mengolah sampah," ujarnya.

Dalam mendukung sistem pengelolaan sampah tersebut, pasokan energi berasal dari PLTS dengan kapasitas terpasang sebesar 10,5 kWp (Kilowatt Peak). Pembangkit ini mampu menghasilkan energi surya hingga 14.256 kWh per tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini