Kabar BUMN – Bank Mandiri menjadi bank KBMI 4 pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi ISO 22301 tentang "Business Continuity Management System (BCMS)" berstandar internasional dari lembaga sertifikasi global British Standard Institution.
Sertifikasi mengenai sistem manajemen keberlangsungan bisnis tersebut diberikan untuk sejumlah unit kerja kritikal yang merupakan lini utama dalam bisnis Bank Mandiri.
SVP Business Continuity Management Bank Mandiri I Made Wahyu Arjaya mengatakan, dengan adanya sertifikasi ISO 22301, Bank Mandiri telah menerapkan standar internasional dalam memastikan keberlangsungan bisnis dan memitigasi risiko terjadinya gangguan operasional.
Baca Juga: Sepanjang Tahun 2022, PT KPI Sukses Realisasikan 63 Program TJSL dan Raih 80 Penghargaan
“Dengan adanya sertifikasi tersebut, berarti Bank Mandiri telah menerapkan standar internasional dalam memastikan keberlangsungan bisnis dan memitigasi risiko terjadinya gangguan operasional, sehingga layanan pada nasabah tetap berjalan dengan baik (Product Governance),” ungkap SVP Business Continuity Management Bank Mandiri I Made Wahyu Arjaya di Jakarta, Jumat (16/6).
Menurutnya, upaya memberikan layanan unggul itu sejalan dengan komitmen Bank Mandiri di bidang Environment, Social, dan Governance (ESG).
Di mana hal itu berkaitan dengan tata kelola dalam hubungan dengan pemangku kepentingan. Apalagi, sertifikasi itu termasuk bagian dari sistem untuk melindungi kepentingan nasabah berkenaan dengan sustainable operation.
Baca Juga: Jasa Raharja Kembangkan Program Keselamatan Berkendara untuk Pengguna Sepeda Motor
Selain itu, bagi Bank Mandiri sebagai penyedia layanan finansial, ISO 22301 menjadi sangat penting, karena posisi Bank Mandiri sebagai Bank Sistemik dan tuntutan stakeholder untuk ketersediaan layanan finansial selama 24 jam dan tanpa hambatan sehingga perusahaan harus bisa menangani secara cepat apapun gangguan yang terjadi, kata Made.
Ia juga menambahkan, lembaga keuangan dan institusi di luar negeri juga memandang bahwa Business Continuity Management (BCM) merupakan standar yang sangat penting, sehingga menjadi perhatian khusus.
Implementasi yang telah dilakukan oleh Bank Mandiri dalam rangka menghadapi kondisi gangguan meliputi governance & procedures yang terdiri dari organisasi, kebijakan & prosedur yang jelas dan lengkap, preparadness/persiapan menghadapi kondisi bencana berupa uji coba tanggap darurat, pemulihan bisnis dan pemulihan IT, serta crisis management berupa penanganan & eskalasi kejadian bencana dan komunikasi krisis.
Baca Juga: Kontribusi terhadap Pemasukan Negara, Pelindo Petikemas Setor Rp 1,36 Triliun di Tahun 2022
Beberapa unit kerja kritikal yang tersertifikasi ISO 22301 tersebut antara lain Unit Business Continuity Management, Teknologi Informasi, Treasury, Cash and Trade Operations, serta Electronic Channel Operations.
ISO 22301 merupakan sistem manajemen keberlangsungan bisnis atau Business Continuity Management System (BCMS) yakni model pendekatan menyeluruh terhadap ketahanan organisasi, yang bertujuan untuk mempersiapkan, menyediakan, dan mengendalikan kemampuan organisasi secara keseluruhan untuk terus beroperasi selama terjadi gangguan.
Artikel Terkait
Dukung Pencapaian Net Zero Emission (NZE) 2060, Bank Mandiri Konsisten Dorong Aspek ESG
Komitmen Terapkan ESG, Bank Mandiri Perbesar Portofolio Hijau
Kembali Dilirik Forbes, Bank Mandiri Sabet Gelar Bank BUMN Nomor 1
Jelang FIFA Match Day, Bank Mandiri Edukasi Pengelolaan Sampah dan Kampanye Kebersihan
Promosikan ESG dan Ekowisata, Bank Mandiri Kembali Gelar Mandiri Jogja Marathon 2023