Robotic Process Automation, Efektifkan Proses Bisnis dan Administrasi Patra Drilling Contractor

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 1 Juli 2023 | 07:30 WIB
Manfaat pengaplikasian Robotic Process Automation (RPA) semakin terasa. (Dok.PT Patra Drilling Contractor (PDC))
Manfaat pengaplikasian Robotic Process Automation (RPA) semakin terasa. (Dok.PT Patra Drilling Contractor (PDC))

Kabar BUMN - PT Patra Drilling Contractor (PDC) mulai mengoptimalkan penggunaan Robotic Process Automation (RPA) sejak tahun 2022.

Semakin kesini, PDC semakin merasakan manfaat dari pengaplikasian RPA.

RPA merupakan teknologi yang memudahkan pembuatan, pengaplikasian, dan pengelolaan software robots yang dapat menirukan tindakan manusia saat berinteraksi dengan sistem maupun perangkat lunak digital.

Baca Juga: Energi untuk Berbagi, Pertamina Group Salurkan 3.478 Hewan Kurban

Manager IT Patra Drilling Contractor Eki Siswoyo mengatakan bahwa PDC memanfaatkan RPA untuk mengotomatisasi proses dan pekerjaan yang berulang.

Oleh karena itu, hal tersebut memungkinkan perusahaan untuk menghemat waktu dan biaya serta menghindari kesalahan umum akibat kelalaian manusia.

“Dengan adanya RPA pekerjaan Perwira PDC yang bersifat rutin bisa digantikan sehingga lebih menghemat waktu dan lebih akurat. Dengan begitu, sumber daya manusia di lingkungan PDC dapat diberdayakan juga di-upskilling untuk tugas dan level yang lebih strategis,” jelas Eki.

Baca Juga: Ide Masakan Idul Adha, Resep Kebab Turki dari Daging Kurban

Di tahun pertama, PDC yang lebih banyak menggunakan RPA untuk administration task baru memanfaatkannya untuk business trip management apps, pendataan aset di lapangan, kemudian pembuatan form cuti, aplikasi pencatatan BAST, ticketing, DMS dan tanda terima.

Kemudian dahun berikutnya, RPA dimanfaatkan untuk pengembangan aplikasi pengajuan UMK secara online, pembuatan invoice (deklarasi dan dokumen SPPP), pembuatan administrasi dan monitoring kontrak, sampai kepada aplikasi pembuatan invoice dan faktur pajak.

“Atas pemanfaatan RPA ini, proses bisnis dan administrasi PDC kini jauh lebih efektif dan efisien, proses monitoring antara rencana (plan) dan aktualisasi (actual) terkait project cost juga jadi lebih terukur,” urainya.

Baca Juga: Lampaui Target Produksi Migas, Pertamina Hulu Mahakam Sukses Lakukan Pengeboran di Lapangan Bekapai

Sebagai anak perusahaan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) yang menjadi bagian Subholding Upstream Pertamina, PDC berkewajiban melakukan transformasi digital, seperti yang terus digiatkan PT Pertamina (Persero).

Sedangkan di sisi lain, Eki menuturkan bahwa pada dasarnya PDC juga memerlukan digitalisasi secara menyeluruh dalam proses bisnis dan operasional perusahaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini