Perkuat Konektivitas Logistik, Pelindo Multi Terminal akan Operasikan 4 Pelabuan Lagi di Pulau Jawa dan NTB

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 25 Juli 2023 | 15:30 WIB
Pelabuhan Garongkong. (DOK.PT Pelindo Multi Terminal (SPMT))
Pelabuhan Garongkong. (DOK.PT Pelindo Multi Terminal (SPMT))

Kabar BUMN - Dengan inisiatif strategis BUMN PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dalam aspek pemurnian bisnis, PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) siap melakukan Serah Operasi Pelabuhan di empat pelabuhan, mulai dari Semarang, Jawa Tengah, Gresik, Jawa Timur, serta Lembar dan Badas di Nusa Tenggara Barat.

Hal tersebut ditekankan melalui kegiatan Sosialisasi Serah Operasi Pelabuhan Badas, Nusa Tenggara Barat, yang digelar pada Selasa (18/7).

Adapun kegiatan tersebut merupakan penutup rangkaian kegiatan sosialisasi serah operasi yang sebelumnya dilakukan juga untuk Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, pada Kamis, (6/7), Pelabuhan Gresik, Jawa Timur, pada Selasa, (11/7), dan Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, pada Jumat, (14/7) 2023.

Baca Juga: Belum Puas dengan Lini Depan Manchester United, Erik ten Hag Ingin Datangkan Striker Baru

Khusus di Pulau Jawa, sebelumnya, SPMT telah mengoperasikan tiga pelabuhan di pulau Jawa, yaitu Jamrud Nilam Mirah di Surabaya, Tanjung Wangi di Banyuwangi, dan Tanjung Intan di Cilacap.

Selain itu, SPMT lewat anak perusahaan PT Pelabuhan Tanjung Priok juga mengelola tiga pelabuhan nonpetikemas di Jawa yaitu di Jakarta, Banten, dan Cirebon. Sementara itu, Lembar dan Badas menjadi dua pelabuhan pertama yang akan dikelola SPMT di kawasan Nusa Tenggara.

Sekretaris Perusahaan Pelindo Multi Terminal Fiona Sari Utami menerangkan, sosialisasi serah operasi Pelabuhan Badas, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Gresik dari Pelindo ke SPMT ini merupakan bagian dari mewujudkan misi untuk memberikan pelayanan kepelabuhanan.

Baca Juga: Kisah Bahana & Patners, Sukses Jadi Start Up Berkat Program Binaan dari Pertamina

"Saat ini SPMT memfokuskan layanan kepelabuhanannya pada pengelolaan terminal non-petikemas seperti terminal curah cair, curah kering, multipurpose, hingga terminal kendaraan, sesuai dengan misi perusahaan sebagai operator terminal multipurpose dengan menciptakan ekosistem yang memberikan nilai tambah," terang Fiona.

Dalam praktik nantinya dijelaskan oleh Fiona, sebagai operator terminal di Pelabuhan Badas, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Tanjung Emas, dan Pelabuhan Gresik, SPMT akan melakukan optimalisasi serta pengembangan terminal dengan beberapa cara, yaitu:

  1. Melakukan konektivitas dengan terminal multipurpose lainnya;
  2. Menerapkan best practices SOP pengelolaan terminal multipurpose;
  3. Operation Excellence;
  4. Peningkatan atau standarisasi aspek keamanan dan keselamatan; dan
  5. Melakukan pelatihan operator bongkar muat yang tersertifikasi.

Baca Juga: Pecahkan Rekor, Greta Grewig Ukir Sejarah Lewat Film Barbie

Melalui serah operasi pelabuhan di empat pelabuhan ini, SPMT akan mengoperasikan layanan bongkar muat komoditas non petikemas, dan bongkar muat petikemas di Lembar dan Badas.

Selain itu, SPMT juga akan mengelola pelayanan Pelabuhan Rakyat di keempat pelabuhan tersebut, serta pelayanan TUKS di Tanjung Emas dan Gresik. Sedangkan di luar keempat pelabuhan ini, SPMT nantinya akan mengoperasikan terminal penumpang di Pelabuhan Parepare.

Terkait hal itu, Kunto Wibisono selaku General Manager Pelabuhan Badas mengungkapkan, terkait sosialisasi serah operasi Pelabuhan Badas, NTB menyambut baik kegiatan sosialisasi rencana pengoperasian terminal pelabuhan Badas oleh SPMT ini.

Baca Juga: Info Loker BUMN Khusus Tenaga Medis, PTPN VII Membutuhkan Dokter hingga Apoteker, Simak Syaratnya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini