Kabar BUMN - Pemerintah memercayakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk melalui unit bisnisnya, Infrastructure III Division, untuk mengerjakan Pembangunan Jaringan Perpipaan Transmisi dan Distribusi Sistem DC (Distribution Center) Pondok Kopi Sistem Hilir Tahap I SPAM Regional Jatiluhur I Provinsi DKI Jakarta senilai Rp163 Miliar.
Senior Vice President Infrastructure III Division Waskita Karya I Kadek Oka Swartana menjelaskan, dalam kontrak kerja pekerjaan pembangunan ini membutuhkan waktu selama 450 hari dan diperkirakan akan selesai pada bulan September 2024.
“Kami memiliki sumber daya manusia yang expert dibidangnya. Dengan mengandalkan digitalisasi melalui penerapan BIM (Building Information Modeling), kami menargetkan proyek ini akan selesai sebelum waktunya,” ujarnya.
Ruang lingkup pekerjaan pembangunan ini meliputi pekerjaan persiapan, pengadaan pipa dan aksesoris, pekerjaan pit jacking, pemasangan pipa dan aksesoris, pembuatan chamber, pekerjaan boring, pemasangan washout transmisi dan pemasangan sambungan ke rumah-rumah.
“Pada pekerjaan ini, Waskita bekerjasama KSO dengan PT. Kelman Infra Pratama dan masing-masing porsi pekerjaan yaitu 70% untuk Waskita dan 30% untuk Kelman Infra dengan cara pembayaran monthly payment,” tambah Kadek.
Senior Vice President Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita turut menyampaikan rasa bersyukur Waskita masih dipercaya pemerintah mengerjakan proyek yang termasuk kategori PSN (Proyek Strategis Nasional) ini.
Baca Juga: Waskita Bukukan EBITDA TW1 2023 Rp660 M, Naik 101% YoY
“Alhamdulillah Waskita kembali dipercaya pemerintah mengerjakan proyek PSN. Kami berharap dengan dibangunnya Jaringan Perpipaan Transmisi dan Distribusi Sistem DC ini dapat memberikan manfaat dan mencukupi kebutuhan air minum 11 juta jiwa warga DKI Jakarta kedepannya,” tutur Ermy.
“Selain itu, Perseroan juga terus berkomitmen untuk menerapkan implementasi tata kelola perusahaan yang baik, terutama dalam hal transparansi, lean construction serta efisiensi dan efektivitas dalam menjalankan proses bisnis,” tutup Ermy.***
Artikel Terkait
Waskita Garap Proyek di Timor Leste Senilai Rp1,1 Triliun
Waskita Kerjakan Proyek Urban Flood Control System Improvement in Selected Cities Phase 2 di NTB
Manajemen Risiko Keuangan Waskita Beton Precast Meningkat Setelah Sukses Transformasi Bisnis
WSBP Bersama Waskita Karya Siap Totalitas Dukung Penyelesaian Proyek IKN
Nilai Kontrak Capai Rp4,33 Triliun, Waskita Dapat Dukungan Penuh Rampungkan Proyek IKN dari Pemerintah Kaltim