Program Kunjungan Industri, Anak Tambang Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya ‘Ngampus’ di DAHANA

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 27 Juli 2023 | 10:20 WIB
Bagian kegiatan dari kunjungan rombongan UMTAS di Kampus Dahana, Subang. (DOK. Dahana)
Bagian kegiatan dari kunjungan rombongan UMTAS di Kampus Dahana, Subang. (DOK. Dahana)

Kabar BUMN - Dalam rangka melaksanakan program kunjungan industri, mahasiswa Fakultas Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) mengunjungi PT Dahana. Kunjungan rombongan UMTAS diterima di Kampus Dahana Subang pada Selasa (25/7/2023).

Senior Manager Legal & Komunikasi Perusahaan PT Dahana Juli Jajuli, dalam sambutannya, membagikan filosofi Kampus Dahana. “Kampus Dahana ini merupakan bagian dari Kawasan Energetic Material Center. Sebuah pusat penelitian, pengembangan dan produksi bahan berenergi tinggi,” urainya.

“Nama Kampus tidak merujuk pada arti seperti universitas, melainkan singkatan dari Kantor Manajemen Pusat. Meski begitu, secara filosofis Kampus Dahana juga menjadi tempat para akademisi, praktisi, dan pemerhati bahan peledak saling berbagi pengetahuan,” ungkap Juli Jajuli.

Baca Juga: IPA CONVEX 2023, Dahana Tawarkan Layanan Integrated Explosives untuk Sektor Migas

Juli Jajuli menambahkan, di atas lahan hampir 600 hektar, Dahana membangun berbagai fasilitas seperti Energetic Material Center (EMC) yang memiliki fasilitas bahan peledak terbesar se-ASEAN.

Selain itu, Dahana juga membangun Kantor Manajemen Pusat yang dilengkapi dengan sertifikat Green Building dari GBCI, bale pertemuan, dan berbagai fasilitas pelengkap lainnya.

Sebagai kiblat bahan peledak Indonesia, Dahana telah beroperasi di seluruh Indonesia, baik di pertambangan umum, kuari dan konstruksi, minyak dan gas maupun pertahanan. Perusahaan juga terlibat aktif dalam menyukseskan Proyek Strategis Nasional (PSN), program pemerintah untuk mendukung pemerataan dan kemajuan perekonomian nasional.

Baca Juga: Inovasi Hijau, DAHANA Manfaatkan Oli Bekas untuk Produksi Bahan Peledak

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Pertambangan UMTAS Doktor Waspada Kurniadi menyampaikan harapannya agar mahasiswa teknik pertambangan UMTAS yang datang dapat memperhatikan dengan seksama untuk mengetahui bagaimana bahan peledak pertambangan diproduksi.

Usai pemaparan, mahasiswa mendapat kesempatan melaksanakan plant tour untuk melihat secara langsung proses produksi bahan peledak non electronic detonator dan uji mutu yang berada di kawasan Energetic Material Center (EMC).

Di akhir, PT Dahana menyerahkan bantuan alat peraga peledakan berupa dummy untuk dipergunakan di Kampus UMTAS.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini