Kabar BUMN - Terkait dugaan adanya keterlibatan oknum pegawai KAI dalam praktik terorisme, KAI menghargai proses hukum yang sedang berjalan dan akan mendukung berbagai upaya dalam memberantas praktik Terorisme.
"Kami siap bekerja sama dengan pihak berwenang terkait isu tersebut," tegas EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji.
Agus mengatakan, KAI tidak menoleransi tindakan yang bertentangan dengan Hukum, terlebih pada kasus terorisme. Manajemen KAI akan menindak secara tegas karyawannya jika terbukti terlibat dalam kasus terorisme.
Baca Juga: Semarakkan Semangat Nasionalisme, KAI Hadirkan Livery Khusus Bertema HUT Ke-78 RI Pada Kereta Api
"KAI berkomitmen untuk turut memberantas kejahatan terorisme di lingkungan perusahaan dengan terus mengingatkan seluruh jajaran mengenai integritas dan nasionalisme, serta melakukan peningkatan pengawasan oleh fungsi terkait," kata Agus.
KAI dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah melakukan kerja sama sejak tanggal 24 September 2021 tentang Sinergisitas Pencegahan Paham Radikal Terorisme.
Sebagai wujud nyata dalam kerja sama tersebut, KAI dan BNPT telah melakukan kegiatan dialog wawasan kebangsaan dan antiradikalisme di berbagai kota.***
Artikel Terkait
LRT Jabodebek Segera Beroperasi, KAI Terus Lakukan Berbagai Persiapan
Upgrade Aplikasi, KAI Lakukan Grand Launching Access
HUT Republik Indonesia ke-78, KAI Hadirkan Tiket Promo 78 Persen hingga Tarif Hanya 78 Ribu
Lewat Acara Joy Ride, KAI Ajak Masyarakat Mengenang Kembali Perjalanan Kereta Api Pertama di Indonesia
KAI Wisata Buka Kompetisi Desain Logo Hotel Transit Gambir, Ada Hadiah Rp 3 Juta, Ini Syarat dan Ketentuannya