Kabar BUMN - PT SUCOFINDO berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kelautan dan Perikanan (DLHKP) Kabupaten Kebumen dalam optimalisasi biogas di TPA Kaligending, Kebumen, Jawa Tengah.
Optimalisasi ini diharapkan menjadi sirkular ekonomi pendapatan daerah di Kabupaten Kebumen, serta warga di wilayah TPA Kaligending.
Bantuan ini merupakan rangkaian HUT ke-67 PT SUCOFINDO dan diresmikan secara simbolis oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT SUCOFINDO Budi Hartanto, dengan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Asep Nurdiana.
Baca Juga: Sucofindo Dukung KLHK Mewujudkan Kelestarian Lingkungan Melalui Layanan Green Generation
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan bahwa permasalahan sampah menjadi persoalan yang pelik, salah satunya jumlah sampah yang terus meningkat dan menjadi penyumbang gas rumah kaca (GRK).
“Oleh karena itu, melalui kerja sama dengan PT SUCOFINDO dapat mengoptimalisasikan energi pengeluaran sampah tersebut menjadi biogas, yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar yaitu TPA Kaligending,” ujar Arif Sugiyanto.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Asep Nurdiana pada kesempatan yang sama turut mengapresiasi PT SUCOFINDO atas pelaksanaan program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) untuk kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Kebumen.
Baca Juga: ENSIA 2023: SUCOFINDO Apresiasi 106 Pelaku Usaha atas Inovasi Lingkungan dan Sosial
“Kami mengapresiasi PT SUCOFINDO atas partisipasi program TJSL dalam gerakan aksi mitigasi perubahan iklim dari sektor limbah, khususnya limbah padat.
"Program TJSL yang terlaksana nantinya, seperti pembangunan sumur biogas, menambah jangkauan pipa distribusi biogas, pengadaan kompor biogas, pembentukan pokmas/KSM sebagai penanggungjawab dalam pemeliharaan sarpras biogas, sosialisasi pemeliharaan jaringan distribusi biogas dan emergency condition, penyusunan dokumen rencana aksi mitigasi untuk dilakukan registrasi ke SRN (Sistem Registri Nasional) dan sosialisasi pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular,” kata Asep Nurdiana.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT SUCOFINDO Budi Hartanto mengatakan bahwa bantuan ini sejalan dengan komitmen PT SUCOFINDO membantu masyarakat sekitar dan kelestarian lingkungan, melalui pemanfaatan Biogas serta untuk menciptakan sirkular ekonomi.
Baca Juga: Gandeng YSKI, Srikandi SUCOFINDO Sosialisasikan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker dan Tumor
“Gas Metan yang terkandung dalam tumpukan sampah tersebut sangat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk memasak, bahkan kedepannya tidak menutup kemungkinan dapat bermanfaat untuk pembangkit listrik dan bahan bakar kendaraan.
"Terlebih, penggunaan Biogas dari sampah di TPA ini dapat menjadi pilihan yang ekonomis dan efisien untuk masyarakat setempat,” kata Budi Hartanto.
Artikel Terkait
SUCOFINDO Berhasil Raih Akreditasi dari KAN Sebagai Lembaga Verifikasi dan Validasi Gas Rumah Kaca
Ada Loker BUMN dari PT Sucofindo, Dibuka 4 Posisi untuk Divisi Human Capital, Cek Syaratnya
Gandeng YSKI, Srikandi SUCOFINDO Sosialisasikan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker dan Tumor
ENSIA 2023: SUCOFINDO Apresiasi 106 Pelaku Usaha atas Inovasi Lingkungan dan Sosial
Sucofindo Dukung KLHK Mewujudkan Kelestarian Lingkungan Melalui Layanan Green Generation