Di Sharm El-Sheikh, PLN Teken Kerja Sama Pendanaan Transisi Energi Bersama AIIB dan PT SMI

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 27 September 2023 | 07:00 WIB
PT SMI pada gelaran 2023 AIIB Annual Meeting di Sharm El-Sheikh, Mesir ini dilakukan untuk memfasilitasi agenda transisi energi konvensional ke energi baru terbarukan di Indonesia. (DOK.PT PLN (Persero))
PT SMI pada gelaran 2023 AIIB Annual Meeting di Sharm El-Sheikh, Mesir ini dilakukan untuk memfasilitasi agenda transisi energi konvensional ke energi baru terbarukan di Indonesia. (DOK.PT PLN (Persero))

Kabar BUMN – PT PLN (Persero) menandatangani dokumen kemitraan pembiayaan dengan Bank Investasi Infrastruktur Asia atau Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dan PT SMI (Persero) guna mendukung transisi energi di Indonesia.

Penandatanganan ini dilakukan ketiganya di sela-sela acara 2023 AIIB Annual Meeting di Sharm El-Sheikh, Mesir, untuk bekerja sama membahas rencana mengurangi emisi gas rumah kaca di Indonesia, Selasa, (26/9).

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam pembukaan Pertemuan Tahunan Asian Infrastructure Investment Bank menjelaskan, dalam merencanakan pembangunan yang menyeluruh memerlukan pasokan energi.

Baca Juga: IDX Carbon Resmi Diluncurkan, Pertamina Satu-Satunya Penjual yang Melantai di Pasar Karbon Indonesia

Dalam menjawab kebutuhan atas energi bersih diperlukan dukungan dan kerja sama dalam menyediakan pendanaan yang tepat.

"Hal ini merupakan kondisi yang diperlukan bagi partisipasi sektor swasta dalam pendanaan agenda iklim. Ini adalah langkah yang kami nantikan untuk dibagikan kepada Anda dan juga kepada AIIB untuk menemukan solusinya. Sebagai lembaga keuangan yang dioperasikan dengan lebih bersih, ramah lingkungan, dan ramping," ujar Sri Mulyani dalam sambutannya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, kolaborasi dan kemitraan menjadi kunci penting untuk mempercepat transisi energi di Indonesia.

Baca Juga: Hindari Kulit Belang Saat Liburan di Pantai, Simak Tips Mencegah dan Mengatasi Sunburn Berikut Ini

Karena itu, PLN akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan peralihan energi dari berbasis fosil ke energi baru terbarukan dan berkelanjutan.

"Dukungan pembiayaan tentu sangat penting untuk mendukung percepatan transisi energi di Indonesia. Kemitraan ini tentu dapat mewujudkan komitmen PLN dalam upaya meningkatkan porsi energi terbarukan ke bauran energi di Indonesia," ujar Darmawan.

Darmawan mengatakan, selama 3,5 tahun terakhir ini PLN telah bertranformasi dalam membangun kelistrikan lebih hijau yang berbasis pada energi baru terbarukan (EBT).

Baca Juga: Menjelajahi Kelezatan Kuliner di Jepang, Ini Rekomendasi 3 Restoran Halal yang Ada di Tokyo

Hal itu dimulai dengan perusahaan merancang Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) lebih hijau dan membatalkan rencana 13,3 Gigawatt (GW) PLTU berbasis batu bara.

Selain itu, komitmen penuh PLN dalam transisi energi juga diwujudkan dengan perencanaan RUPTL kelistrikan nasional dengan penambahan 51,6% pembangkit dari EBT.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini