Kabar BUMN - Direktur Supply Chain Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto memastikan pasokan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog berada dalam jumlah yang aman sampai dengan panen raya tahun depan.
CBP juga sedang digelontorkan untuk program bantuan pangan dan dijual di operasi pasar (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP)) sebagai upaya mempertahankan stabilitas harga pangan.
Jumlah stok beras yang dikuasai Bulog saat ini sebanyak 1,7 juta ton. Di samping itu, juga Bulog siap menerima tambahan penugasan impor dari pemerintah untuk memperkuat CBP sampai dengan panen raya tahun 2024.
Baca Juga: Dirut BULOG Salurkan Langsung Beras Bantuan Pangan ke Masyarakat di Balikpapan
Suyamto menjelaskan, “Dalam menyiapkan kecukupan stok menghadapi El Nino dan situasi di tanah air sampai dengan panen raya tahun depan, kami siap memperkuat stok CBP ini dengan memaksimalkan penyerapan dari dalam negeri.”
“Dan juga siap menerima rencana tambahan penugasan impor sebanyak 1 juta ton dari pemerintah yang akan membuat cadangan kita akan semakin kuat,” terang Suyamto.
Suyamto meminta masyarakat agar tidak khawatir karena pemerintah melalui Bulog menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau, walaupun di pasaran ada sedikit kenaikan harga.
Baca Juga: Kepala Bapanas Kunjungi Mesin Rice to Rice BULOG, Pastikan Beras Bantuan Berkualitas Baik
“Kami melakukan pemantauan secara terus menerus di tengah situasi saat ini agar tetap terkendali,” kata Suyamto di Jakarta melalui keterangan tertulisnya, Rabu (27/09).
Terjadinya kenaikan harga beras dikarenakan beberapa faktor baik eksternal maupun internal dalam negeri, seperti bencana El Nino dan juga situasi dalam negeri yang memasuki musim tanam.
Suyamto menjelaskan, “Sampai dengan pagi ini kami sudah menggelontorkan beras operasi pasar di seluruh Indonesia dengan jumlah total sebanyak 800 ribu ton dan selanjutnya setiap hari kami akan gelontorkan terus sampai harga stabil.”
Baca Juga: Presiden Serahkan Langsung Bantuan BULOG untuk Warga Cilegon
“Selanjutnya juga sekarang sedang disalurkan Beras Bantuan Pangan untuk bulan September Oktober dan November dengan jumlah total sebanyak 641 ribu ton kepada masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia,” tegas Suyamto.
Fokus Bulog saat ini adalah mempertahankan stabilitas harga beras di masyarakat, Bulog akan melakukan hal tersebut secara maksimal demi kepentingan rakyat banyak, terlebih ditengah situasi seperti sekarang.
Artikel Terkait
Dirut Bulog Gerebek Pasar, Pastikan Beras Operasi Pasar SPHP Tersedia Sepanjang Tahun
Demi Cegah Stunting, Program Bulog Peduli Sambangi Desa di Kaki Gunung Rinjani
Stok Aman, Bulog Pastikan Beras Operasi Pasar akan Tersedia di Semua Tempat
Dampingi Presiden Jokowi Cek Gudang Bulog, Erick Thohir Meminta BUMN Optimalkan Program Bantuan Pangan
Presiden Tugaskan BULOG Akselerasi Bantuan Pangan Tahap II