Kabar BUMN – PT PLN (Persero) mencatatkan dampak positif dari realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang kesehatan, salah satunya pada program penurunan angka stunting.
Keberhasilan tersebut membuktikan PLN turut berkontribusi dalam pencegahan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak di Indonesia.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, sebagai Badan Usaha Milik Negara, PLN berkomitmen tidak hanya fokus pada kegiatan bisnis semata tetapi juga berdampak pada kehidupan masyarakat termasuk di bidang kesehatan yang menjadi kunci kehidupan manusia.
Baca Juga: Akses Penumpang Semakin Mudah dengan Hadirnya Empat Intermoda di Stasiun Kereta Cepat Halim
Menurut Darmawan, PLN berupaya melaksanakan program TJSL yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat.
"Tidak hanya menghadirkan listrik andal, kami juga berkomitmen hadir untuk masyarakat dan lingkungan sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG's)," ujarnya.
Program TJSL PLN pada bidang kesehatan guna menunjang tujuan pembangunan berkelanjutan khususnya dilakukan secara konsisten oleh perusahaan sebagai upaya mengakselerasi kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Sekitar 30 Menit dari Pusat Kota Ubud, Pramana Giri Kusuma Bisa Jadi Tempat Healing Ternyaman di Akhir Pekan, Suasananya Asri Sebab di Tengah Hutan
"Program TJSL dalam penurunan stunting dilakukan baik dalam bentuk sosialisasi kesehatan, pemberian nutrisi makanan, maupun pemberdayaan komunitas/masyarakat untuk mengurangi persentase angka stunting di Indonesia," ucap Darmawan.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL Gregorius Adi Trianto menambahkan, PLN memiliki dua program untuk intervensi upaya penurunan stunting di Indonesia.
Untuk program jangka pendek, program yang dilakukan berupa edukasi gizi, Penyediaan Makanan Tambahan (PMT) dan peningkatan sarana air bersih dan MCK. PLN telah melakukan sosialisasi dan edukasi kesehatan ibu dan anak yang diikuti lebih dari 2.300 orang.
PLN juga memberikan bantuan sarana air bersih untuk air minum sebanyak 316 unit dan sarana sanitasi yang aman sebanyak 146 unit. Selain itu, lebih dari 7.900 anak asuh stunting telah menerima PMT dari PLN.
Sementara untuk jangka panjang, PLN melaksanakan pemberdayaan masyarakat untuk memberikan kemandirian desa/masyarakat dalam pengelolaan bahan makanan bergizi untuk kelanjutan skema siklus penurunan stunting di 11 lokasi.
Baca Juga: Puncak Peringatan HUT ke-77, DAMRI Usung Tema “Melaju Bersama DAMRI Menuju Indonesia Maju”
Artikel Terkait
Panen Perdana, Kelompok Tani Hortikultura Poco Leok NTT Binaan PLN Raup Keuntungan Hingga Jutaan Rupiah
PLN dan KLHK Teken MoU Kolaborasi Tingkatkan Penggunaan Energi Terbarukan
Dihadiri Presiden, PLN Sukses Layani Listrik Sail Teluk Cendrawasih 2023 di Biak, Papua Tanpa Kedip
Akselerasi Teknologi dan Digitalisasi, PLN dan Huawei Resmikan Joint Innovation Center
Dukung Pengembangan Bisnis Modern, PLN Teken Kerja Sama dengan 4 Startup